Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Sumsel Capai 1.926 Hektare, BNPB Sebut Belum Ada Penambahan Luas Terbakar
Regional

Karhutla Sumsel Capai 1.926 Hektare, BNPB Sebut Belum Ada Penambahan Luas Terbakar

alwiBy alwi24/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Karhutla terjadi Pemulutan, Ogan Ilir. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) mencapai 1.926 hektare hingga Minggu, 23 Agustus 2026.

Salah satu wilayah yang terdampak karhutla ini Kabupaten Ogan Ilir. Terlihat, Kondisi lahan di sejumlah titik di pinggir Jalan Indralaya hangus terbakar akibat peristiwa tersebut.

Baca juga :   Suhu Udara Maksimum di Indonesia Selama Sepekan Terakhir

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB, Berton Pandjaitan, mengatakan kondisi tersebut menjadi perkembangan positif di tengah upaya penanganan karhutla yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumsel.

“Luas lahan terbakar adalah 1.926 hektare. Tidak ada penambahan hari ini dari hari kemarin,” kata Berton dalam siaran langsung melalui kanal YouTube BNPB, Minggu, (23/8/2026).

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, BNPB telah mengerahkan 11.567 personel dalam operasi darat.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Sumsel 4 Juni 2025, Hujan Ringan di Berbagai Wilayah

Dukungan tersebut juga dilengkapi tujuh kendaraan operasional, 17 peralatan pemadaman, 20 fleksibel tank, serta 170 set alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan personel.

Selain penanganan kebakaran, kondisi cuaca dan potensi kemudahan terbakar juga menjadi perhatian pemerintah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumsel akan mengalami cuaca cerah hingga berawan dalam tujuh hari ke depan. Sementara itu, curah hujan selama Agustus 2026 diprediksi masih berada dalam kategori rendah.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Palembang Hari Ini : Siang dan Sore Diguyur Hujan

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama di wilayah dengan kondisi lahan yang kering.

Dari sisi kualitas udara, secara umum masih berada pada kategori sedang hingga tidak sehat. Sejumlah wilayah juga dilaporkan memiliki jarak pandang kurang dari tiga kilometer.

Sementara itu, berdasarkan kondisi pada 22 Agustus 2026, potensi kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah di sebagian besar wilayah Sumsel berada dalam kategori mudah terbakar.

Baca juga :   Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Bergerak Cepat Bahas Antisipasi Karhutla

Penanganan karhutla juga dilakukan melalui operasi udara. BNPB mengerahkan sembilan armada yang terdiri dari dua unit patroli udara dan tujuh helikopter water bombing.

Armada tersebut digunakan untuk memantau titik-titik rawan sekaligus melakukan pemadaman dari udara terhadap lokasi yang sulit dijangkau melalui operasi darat.

BNPB juga menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) sebelumnya telah dilakukan pada 5–15 Mei 2026 dan 4–10 Agustus 2026. Operasi tersebut dinyatakan berhasil dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla di Sumsel.

Baca juga :   Usai Habisi dan Rudapaksa, Dua Pelaku Ini Ikut Saksikan Penemuan Siswi SMP di TPU Talang Kerikil

Meski luas lahan terbakar belum bertambah, kondisi cuaca kering dan potensi lahan mudah terbakar membuat kewaspadaan terhadap karhutla di Sumsel masih perlu dipertahankan. (ril)

BMKG BNPB Kabut Asap Karhutla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUdara Palembang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Next Article Cium Bau Busuk, Warga Sukajaya Temukan Mayat Pria di Rumah Kosong
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,855 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,729 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,702 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?