RELUNG.ID — Meski hujan telah turun di beberapa wilayah, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Sumatera Selatan. Beberapa titik api di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Penukal Utara, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) masih memerlukan upaya pemadaman intensif.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, melaporkan bahwa karhutla di Gelumbang, Muara Enim, berhasil dipadamkan melalui upaya water bombing pada Jumat (1/11) dengan menggunakan helikopter.
“Pemadaman di Gelumbang dilakukan dengan 37 kali water bombing,” ujar Sudirman pada Sabtu (2/11/2024).
Namun, di wilayah Tulung Selapan, karhutla yang kembali muncul masih menyisakan asap tebal, meskipun telah dilakukan 37 kali water bombing. Demikian pula di Penukal Utara, PALI, upaya pemadaman telah melibatkan tiga helikopter dengan total 80 kali water bombing, tetapi lahan yang terbakar masih berasap.
“Secara keseluruhan, operasi pemadaman pada Jumat kemarin melibatkan empat helikopter dengan total tujuh sorti yang menghasilkan 154 kali water bombing,” jelas Sudirman.
Untuk langkah pemadaman hari ini, BPBD masih menunggu hasil patroli dari Satuan Tugas Udara. Jika masih ditemukan titik api atau asap di area karhutla sebelumnya, helikopter water bombing akan kembali dikerahkan.
“Kami menunggu laporan dari patroli udara. Jika masih ada asap atau titik karhutla baru, helikopter water bombing akan kembali diturunkan,” tambah Sudirman.
Pihak BPBD terus mengupayakan agar titik-titik api yang tersisa dapat segera dipadamkan untuk mencegah penyebaran karhutla lebih lanjut.[AYK]

