RELUNG.ID – Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie kembali mengingatkan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkada Sumsel 2024.
Menurutnya, ASN sebagai pilar pemerintahan harus tetap profesional dan tidak terlibat dalam politik praktis, guna memastikan pemerintahan yang berintegritas dan berfungsi optimal pascapilkada.
“Kami di DPRD berharap netralitas ASN tetap terjaga. ASN harus fokus pada tugas pokok dan fungsinya, tidak terlibat dalam politik praktis yang bisa mengganggu netralitas mereka,” ujar Andie, Sabtu (2/11).
Ia menambahkan menjaga netralitas ASN selama Pilkada sangat penting untuk menghindari potensi masalah yang dapat mengganggu kinerja pemerintahan di kemudian hari.
Sebagai politisi Golkar, Andie juga menegaskan pentingnya anggota DPRD yang ingin terlibat dalam politik praktis untuk mematuhi aturan yang berlaku, seperti mengajukan izin atau cuti serta tidak menggunakan fasilitas negara. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga netralitas legislatif dalam proses politik.
Andie juga mengapresiasi langkah ASN yang memilih bersikap netral dalam proses Pilkada. Menurutnya, netralitas ASN akan berdampak positif pada kelancaran penyelenggaraan Pilkada dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.
Selain itu, Andie menanggapi perihal rotasi pejabat oleh Penjabat (Pj) Gubernur, Bupati, atau Walikota. Ia mendukung upaya penyempurnaan organisasi perangkat daerah (OPD) sepanjang dilakukan sesuai peraturan dan dengan izin dari Menteri Dalam Negeri.
“Dengan aturan yang jelas terkait netralitas ASN, kami berharap tidak akan ada masalah terkait ASN yang tidak menjaga netralitasnya setelah Pilkada,” tutup Andie. (dudi)

