Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Sumsel Meluas, Muba dan PALI Resmi Masuk Zona Merah
Regional

Karhutla Sumsel Meluas, Muba dan PALI Resmi Masuk Zona Merah

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda01/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Foto: Asap tebal membumbung di lokasi Karhutla Pangkalan Lampam. (Dok. BPBD Sumsel)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID  – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan kian meningkat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel menetapkan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebagai **zona merah** karhutla setelah jumlah kejadian di kedua wilayah itu melampaui 30 kasus sepanjang musim kemarau 2026.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan, PALI menjadi daerah dengan kejadian karhutla tertinggi di Sumsel dengan 45 kasus. Sementara Muba berada di posisi kedua dengan 35 kejadian.

“PALI menjadi daerah dengan jumlah karhutla terbanyak, mencapai 45 kejadian. Sementara Muba sebanyak 35 kejadian. Karena jumlahnya sudah lebih dari 30 kejadian, kedua daerah ini masuk kategori zona merah,” ujar Sudirman, Selasa (30/6/2026).

Selain dua daerah tersebut, BPBD Sumsel juga menetapkan empat kabupaten dalam kategori zona oranye, yakni wilayah yang telah mengalami 15 hingga 30 kejadian karhutla.

Empat daerah itu meliputi Ogan Ilir dengan 27 kejadian, Muara Enim 24 kejadian, serta Musi Rawas Utara (Muratara) dan Banyuasin yang masing-masing mencatatkan 16 kejadian.

Menurut Sudirman, daerah-daerah berstatus zona oranye juga memerlukan perhatian serius karena berpotensi mengalami peningkatan jumlah kebakaran apabila langkah pencegahan tidak diperkuat.

“Wilayah zona oranye juga menjadi prioritas pengawasan. Jika tidak diantisipasi sejak dini, jumlah kejadiannya bisa terus meningkat seiring musim kemarau,” katanya.

Sementara itu, sejumlah daerah masih berada di kategori zona kuning atau memiliki 1 hingga 15 kejadian karhutla. Rinciannya, Kabupaten OKU mencatat 12 kejadian, Musi Rawas delapan kejadian, OKI, Palembang, dan Prabumulih masing-masing enam kejadian, OKU Timur tiga kejadian, serta Lubuklinggau satu kejadian.

Di sisi lain, BPBD mencatat masih terdapat empat daerah yang belum melaporkan kejadian karhutla, yakni Pagar Alam, Empat Lawang, OKU Selatan, dan Lahat.

Sudirman menambahkan, seluruh daerah yang masuk zona merah dan zona oranye saat ini telah menetapkan status siaga karhutla sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau.

BPBD Sumsel juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sebab, sebagian besar kebakaran hutan dan lahan di Sumsel masih dipicu oleh aktivitas manusia.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, perusahaan, dan pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar bisa ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” pungkasnya.[THQ]

 

Karhutla Sumsel Zona Merah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDishub Palembang Digeledah, Wali Kota Ratu Dewa Angkat Bicara
Next Article Kominfo Pagar Alam Perkuat Kapasitas Komunikasi Publik di Forum Komdigi APEKSI 2026
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,893 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,766 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,738 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?