RELUNG.ID — Sepanjang Agustus 2024, ribuan hektare hutan dan lahan di Sumatera Selatan mengalami kebakaran. Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi wilayah paling terdampak, dengan luas lahan terbakar mencapai 1.446 hektare.
Menurut Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, total luas hutan dan lahan yang terbakar dari Januari hingga Agustus 2024 mencapai 2.948 hektare, di mana Muba menyumbang lebih dari separuh total area yang terbakar.
Meskipun luas lahan yang terbakar tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, Karhutla 2024 lebih luas dibandingkan tahun 2020, 2021, dan 2022.
“Kita berharap tahun ini tak lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya, mengingat puncak kemarau sudah terlewati pada akhir Juli-Agustus,” ujar Sudirman.
Sebagian besar kebakaran terjadi di lahan gambut, terutama di Muba, yang memiliki 1.167,1 hektare lahan gambut terbakar.
Pj Bupati Muba, Sandi Fahlepi, menyatakan bahwa pihaknya bersama tim terpadu akan berupaya maksimal dalam penanganan Karhutla dan akan menggunakan anggaran yang tersedia untuk mengatasi masalah ini.[AYK]

