Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Karina Ranau Laporkan Komentar Negatif terhadap Mendiang Epy Kusnandar ke Polisi
Lifestyle

Karina Ranau Laporkan Komentar Negatif terhadap Mendiang Epy Kusnandar ke Polisi

alwiBy alwi15/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sebuah video yang memperlihatkan Karina Ranau istri komedian Epy Kusnandar, mengeluhkan warung makan miliknya diganggu preman di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mendadak viral di media sosial. (tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Karina Ranau mengaku terpukul secara mental setelah membaca komentar bernada kasar terhadap mendiang suaminya, Epy Kusnandar, di media sosial.

Karina mengatakan komentar tersebut membuat kondisi emosinya terguncang hingga memutuskan meninggalkan warung makan miliknya untuk mencari perlindungan hukum ke polisi.

Baca juga :   5 Teori jadi Alasan serial Boruto Mulai Diminati Fans Naruto

Peristiwa itu terjadi saat Karina tengah berjualan di warung makannya di kawasan Jalan Samali, Jakarta Selatan. Di tengah aktivitasnya melayani pelanggan, ia menemukan komentar yang dinilainya menghina almarhum suaminya.

“Saya lagi jualan, lagi ramai-ramainya di warung. Begitu lihat komen itu, saya langsung drop,” ujar Karina di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).

“Warung saya tinggalin, saya langsung ke Polres minta perlindungan sebagai warga negara,” lanjutnya.

Baca juga :   Mau Cari Pasangan? Ini 5 Zodiak Memiliki Cinta Paling Tulus

Karina menjelaskan, sejak Epy Kusnandar meninggal dunia pada 3 Desember 2025, dirinya kerap membagikan video kenangan keluarga melalui media sosial. Menurutnya, unggahan tersebut menjadi salah satu cara untuk menguatkan diri setelah kehilangan sang suami.

Ia menegaskan aktivitas itu bukan untuk mencari keuntungan atau perhatian publik.

“Saya tidak ada channel YouTube, tidak menghasilkan uang dari sana. Ini benar-benar untuk mengabadikan momen sesuai pesan almarhum,” katanya.

Baca juga :   Tiga Negara ASEAN Desak Gencatan Senjata di Gaza Disegerakan

Namun situasi berubah ketika Karina mengunggah video ulang tahun putranya, Quentin Stanislavski. Video yang dibuat sambil menahan kesedihan itu justru mendapat komentar kasar dari salah satu akun media sosial.

“Saat itu tiba-tiba ada komen ‘Mampus dia sudah mati’. Itu sangat menyakitkan,” ungkap Karina.

Menurutnya, komentar tersebut sangat memengaruhi kondisi psikologis dirinya dan keluarga karena ditujukan kepada seseorang yang telah meninggal dunia.

Baca juga :   VIDEO: Detik-detik Penangkapan Epy Kusnandar Preman Pensiun, Ternyata Positif Ganja!

Tak tinggal diam, Karina bersama putranya mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (14/5/2026) untuk membuat laporan resmi. Ia juga menyerahkan sejumlah tangkapan layar komentar yang dianggap menghina.

Karina mengatakan laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian dan kini menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.

Usai membuat laporan, Karina juga mengunggah foto bersama Quentin di depan lobi Polres Metro Jakarta Selatan melalui akun Instagram pribadinya.

Baca juga :   Viral di X, Video Aksi 'Songong' Oknum Karyawati BUMN, Hina Honorer yang Antre Layanan BPJS di Rumah Sakit

Ia memberi waktu kepada pemilik akun tersebut selama 3×24 jam untuk menunjukkan itikad baik dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Jika tidak ada respons, Karina memastikan proses hukum akan tetap dilanjutkan.

“Saya pengen kasih pelajaran untuk manusia biadab ini. Kalau tidak menghubungi saya, saya akan teruskan,” tutupnya. (vid)

Epy Kusnandar Karina Ranau Komentar negatif
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRoy Suryo Desak Kasus Dihentikan Lewat SP3, Ade Darmawan Sebut Pernyataannya Keliru
Next Article KAI Divre III Palembang Catat Penjualan 28.346 Tiket Selama Libur Panjang Akhir Pekan
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,903 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,776 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,748 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?