Kebakaran besar terjadi di Kasino Hotel Kamboja. Akibatmya 16 orang tewas dan 50 lainnya luka-luka.
Kebakaran tersebut berlangsung lebih dari 12 jam hingga negara tetangga Thailand ikut mengirimkan truk pemadam kebakaran untuk membantu pemadaman di daerah perbatasan.
Peristiwa tersebut sempat terekam dan tersebar di media sosial. Dari video yang tersebar, menunjukkan orang-orang jatuh dari atap setelah terjebak api di kasino dan hotel Grand Diamond City di Kota Perbatasan Poipet. Banyak dari mereka yang berada di dalam, baik pelanggan maupun staf, berasal dari negara tetangga Thailand.
Dalam sebuah video yang diposting oleh badan pemadam kebakaran Kamboja, para penonton terdengar meneriakkan permohonan untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di atap kompleks hotel, yang tingginya lebih dari selusin lantai di titik tertinggi. Video tersebut menunjukkan setidaknya satu orang jatuh saat api mencapai atap.
Wakil Gubernur provinsi itu, Ngor Meng Chroun, mengatakan bahwa jumlah korban tewas telah mencapai 16 orang, dengan sekitar 50 orang lainnya luka-luka. “Jumlah kematian tampaknya akan meningkat, karena lebih banyak mayat dari mereka yang terperangkap di dalam ditemukan dan orang-orang yang terluka parah meninggal karena luka-luka mereka,” katanya dikutip dari APNews, Kamis (29/12).
Sementara itu, Kepala polisi Banteay Meanchey Sithi Loh mengatakan, 360 personel darurat dan 11 truk pemadam kebakaran telah dikirim ke lokasi kebakaran. Hingga kini belum diketahui penyebab terjadinya munculnya api tersebut. Namun, Kasino ini mempekerjakan sekitar 400 pekerja.
“Saat ini, kami mencoba untuk membawa mayat dari gedung ke bawah. Saya kira tidak akan ada yang selamat karena asap yang sangat tebal. Bahkan kita semua (staf penyelamat) harus memakai perlengkapan yang tepat saat masuk ke dalam gedung, kalau tidak kita tidak bisa bernapas sama sekali,” katanya didampingi Montri Khaosa-ard, anggota staf Thailand Ruamkatanyu Foundation, organisasi kesejahteraan sosial yang mengirimkan sukarelawan ke situs-situs darurat.

