RELUNG.ID — Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumatera Selatan, Deliar Marzoeki, oleh Kejari Palembang mendapat tanggapan serius dari berbagai pihak, termasuk dari praktisi hukum dan akademisi, Dr. Connie Pania Putri.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) ini memberikan apresiasi kepada Kejari Palembang atas langkah tegas yang dilakukan.
Connie menilai OTT ini menunjukkan keberanian dan profesionalisme Kejari Palembang. Ia menyatakan bahwa penangkapan Deliar Marzoeki, yang dilakukan di ruang kerjanya di Kantor Disnakertrans Sumsel, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan SU II Palembang, adalah hasil dari proses penyelidikan matang yang didukung bukti kuat.
“Tidak mungkin kejaksaan bergerak tanpa dasar yang jelas. Pasti tim penyidik sudah mengantongi data dan bukti terlebih dahulu, sehingga OTT merupakan puncak pembuktian kasus,” kata Connie.
Dr. Connie juga menyayangkan bahwa seorang kepala dinas yang seharusnya menjadi teladan malah terjerat kasus hukum. Ia menyoroti peran strategis Disnakertrans dalam mengelola aspek ketenagakerjaan dan transmigrasi, termasuk kebijakan teknis di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Menurutnya, perilaku seperti ini mencoreng integritas lembaga dan dapat merusak kepercayaan masyarakat.
“Harusnya, sebagai pemimpin, beliau menjaga marwah jabatannya dan memberikan contoh yang baik, bukan sebaliknya,” tambah Connie.
Lebih jauh, Connie menjelaskan pentingnya lisensi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang merupakan dokumen resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan. Ia menegaskan bahwa penerbitan lisensi K3 harus bebas dari praktik kecurangan karena lisensi ini menunjukkan komitmen perusahaan atau individu terhadap standar keselamatan kerja.
“Lisensi K3 adalah instrumen penting dalam memastikan lingkungan kerja yang sehat dan aman. Jika ada permainan atau kongkalikong dalam penerbitannya, ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan risiko besar bagi pekerja,” ungkapnya.
Connie berharap kasus ini menjadi peringatan bagi pejabat publik lainnya untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas. Ia juga mendukung langkah Kejari Palembang dalam menuntaskan kasus ini demi menegakkan hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Semoga proses hukum berjalan lancar dan tegas, sehingga menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak untuk tidak bermain-main dengan jabatan yang dipercayakan,” tutup Connie.[AYK]

