RELUNG.ID- Kasus melepuhnya perut seorang siswa kelas III SDN 150 Palembang berinisial R, akibat terkena air panas dari Pop Mie milik teman sekelasnya, akhirnya berujung damai.
Perdamaian tersebut dicapai setelah pihak sekolah mempertemukan kedua orang tua siswa di kantor SDN 150 Palembang, Rabu (5/11/2025). Pertemuan itu turut dihadiri oleh Camat Gandus, Jufriansyah, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Palembang dan PGRI.
Camat Gandus Jufriansyah menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/10/2025). Saat itu, siswa R sedang memegang mie gelas sambil berdiri di dalam kelas, lalu tanpa sengaja tersenggol oleh temannya hingga air panas di dalam gelas tumpah dan mengenai perutnya.
“Kejadiannya Kamis lalu. Siswa R sedang makan mie gelas sambil berdiri dan tersenggol oleh temannya. Setelah pulang ke rumah, R tidak cerita ke orang tuanya, tapi ketahuan sendiri,” ujar Jufriansyah, Rabu (5/11/2025).
Setelah mengetahui luka di perut anaknya, orang tua R melapor kepada wali kelas. Namun, saat itu laporan tersebut belum ditanggapi serius.
“Guru wali kelas sempat menyampaikan agar diamkan saja karena nanti juga sembuh sendiri. Dari situlah orang tua R merasa tidak terima,” jelasnya.
Kasus ini kemudian viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Wali Kota Palembang bersama pihak PGRI dan Kecamatan Gandus pun langsung mendatangi rumah orang tua R di Kelurahan Pulo Kerto untuk memastikan kondisi korban dan mencari solusi terbaik.
“Setelah kami telusuri, kejadian sebenarnya bukan karena disiram air panas, tapi karena tersenggol teman saat memegang mie gelas. Jadi bukan unsur kesengajaan,” ungkap Jufriansyah.
Ia menambahkan, siswa R telah mendapatkan perawatan medis, dan kedua belah pihak kini telah berdamai.
“Pak Wali sudah bertemu wali kelas dan orang tua siswa. Siswa R sudah diobati, dan kedua orang tua sudah sepakat berdamai,” tandasnya. [YKP]

