RELUNG.ID — Kuota haji Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2025 mencapai 7.000 calon jemaah. Namun, hingga akhir Februari, baru 5.000 dokumen calon jemaah yang terverifikasi. Artinya, masih ada 2.000 kuota yang belum terisi, menjadi tantangan besar bagi seluruh pihak terkait.
Plt. Kepala Bidang Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel, Muhammad Badrut Tamam, menegaskan perlunya kerja sama lintas pihak untuk memaksimalkan kuota tersebut. Salah satu yang memiliki peran penting adalah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU).
“Butuh sinergi dengan KBIHU agar kuota yang tersedia bisa terpenuhi sepenuhnya. Peran KBIHU sangat krusial, mulai dari pembekalan hingga pendampingan pelaksanaan ibadah haji,” ujar Badrut dalam acara pelantikan Ketua KBIHU Sumsel, Rabu (26/2/2025).
Seiring persiapan keberangkatan haji, dalam waktu dekat setiap kabupaten dan kota di Sumsel akan menggelar manasik haji. Badrut berharap KBIHU terlibat aktif dalam peningkatan pelayanan dan pembinaan jemaah.
“Kami akan melibatkan KBIHU di setiap kabupaten dan kota agar persiapan jemaah semakin optimal,” tambahnya.
Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh kuota haji Sumsel 2025 dapat terisi penuh, sehingga semakin banyak masyarakat yang berkesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.[THQ]

