RELUNG.ID – Kecelakaan yang melibatkan dua kereta api angkutan batu bara atau babaranjang terjadi di emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026).
Insiden tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka-luka dan belasan gerbong kereta terguling.
Kasatreskrim Polres OKU AKP Nasron Junaidi mengatakan, kecelakaan melibatkan kereta babaranjang dengan nomor perjalanan 4136 dan 4045.
“Kecelakaan ini terjadi antara kereta api babaranjang 4136 vs 4045,” kata Nasron saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di kilometer 272+5/7, emplasemen Stasiun Talang Baru, jalur 1. Berdasarkan keterangan awal, kereta babaranjang 4045 memasuki jalur tersebut dan menabrak kereta babaranjang 4136 yang sedang berhenti.
Benturan keras mengakibatkan sejumlah lokomotif dan gerbong mengalami kerusakan hingga terguling dan anjlok dari rel.
Nasron menjelaskan, pada kereta babaranjang 4045, dua lokomotif dilaporkan terguling, sementara tiga gerbong mengalami anjlok. “Untuk pada kereta babaranjang 4136, satu lokomotif mengalami anjlok dan 12 gerbong terguling,” terangnya.
Selain menyebabkan kerusakan pada rangkaian kereta, kecelakaan tersebut mengakibatkan empat petugas yang bertugas di kedua kereta mengalami luka-luka.
Mereka masing-masing adalah masinis KA 4136 Hendri Okta Riandi dan asisten masinis Arya Nur Dika. Dua korban lainnya merupakan masinis KA 4045 Cokro Waskito serta asisten masinis Ahmad Marjuki.
Nasron memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh korban yang mengalami luka-luka merupakan masinis dan asisten masinis dari kedua kereta yang terlibat kecelakaan.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, masinis dan asisten masinis dari kedua kereta yang bertabrakan hanya mengalami luka-luka,” tutupnya. (MZN)

