Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kejar-kejaran di Jakarta Pusat, Polisi Temukan Senpi Mainan dan Golok di Mobil Calya
Indeks

Kejar-kejaran di Jakarta Pusat, Polisi Temukan Senpi Mainan dan Golok di Mobil Calya

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda27/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sebuah mobil Toyota Calya menabrak sejumlah pengendara motor dan mobil yang melintas di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/2/2026). Foto: Dok. Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Aksi nekat seorang pengemudi Toyota Calya berujung penahanan setelah mobil yang dikemudikannya menabrak sejumlah kendaraan di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026) sore. Bukan hanya karena cara berkendaranya yang membahayakan, polisi juga menemukan empat pasang pelat nomor berbeda hingga senjata tajam di dalam mobil tersebut.

Pengemudi bernama Hafiz Mahendra (24), warga Surabaya, diketahui tengah menuju kawasan Ancol, Jakarta Utara, bersama seorang perempuan yang disebut sebagai pacarnya. Namun perjalanan itu berubah menjadi insiden kejar-kejaran dengan petugas.

Peristiwa bermula sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu, mobil melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Gunung Sahari. Petugas mencoba memberhentikan kendaraan di dekat Halte Lapangan Banteng, namun sopir justru tancap gas.

Mobil kemudian bermanuver masuk ke sejumlah ruas jalan kecil, termasuk Gunung Sahari IV, Bungur Besar Raya, hingga berputar melawan arah di beberapa titik. Aksi berbahaya itu berakhir di simpang lampu lalu lintas Pintu Besi setelah kendaraan dikepung warga.

Akibat amukan massa, bodi belakang mobil ringsek, kaca pecah, dan bagian depan penyok. Meski sempat terjadi penabrakan terhadap beberapa kendaraan, polisi memastikan tidak ada korban jiwa. Sejumlah pengendara hanya mengalami luka ringan dan kerusakan kendaraan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengungkapkan temuan mengejutkan saat pemeriksaan kendaraan dilakukan.

“Di dalam mobil didapati ada empat pasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang berbeda,” ujarnya.

Saat kejadian, mobil tersebut menggunakan pelat nomor D-1640-AHB. Polisi masih mendalami dugaan penggunaan pelat palsu tersebut.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan satu pucuk senjata api mainan serta dua senjata tajam jenis golok dan badik di dalam kendaraan.

“Selain pelat nomor berbeda, ditemukan juga satu senpi mainan dan dua senjata tajam,” katanya.

Kasus ini kini dilimpahkan ke Satuan Reserse Polres Jakarta Pusat untuk pendalaman lebih lanjut, mengingat adanya temuan barang bukti yang mengarah pada dugaan pelanggaran pidana lain.

Dari sisi lalu lintas, Hafiz dijerat Pasal 311 ayat (1), (2), dan (3) Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara dan denda Rp 8 juta.

Sementara itu, hasil tes urine yang dilakukan memastikan pengemudi dalam kondisi sadar.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menegaskan bahwa pelaku tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika.

“Hasil pemeriksaan urinenya negatif. Tidak mabuk,” ujarnya.[THQ]

Calya Jakarta mobil Sopir Ugal-Ugalan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHerman Deru Rem Kenaikan Bantuan Parpol: Sumsel Maksimal Rp 5 Ribu per Suara, Bukan Rp 18 Ribu
Next Article Paman di Muba Tega Perkosa Keponakan Sendiri
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,897 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,770 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?