RELUNG.ID – Bagi kalian yang memiliki anak harus memahami beberapa penyakit telingan yang kemungkinan bisa menyerang. Hal itu efek dari bakteri karena daya tahan tubuh anak lebih rentan dari orang dewasa.
Baca Juga: Campurkan Bunga Melati di Teh, Bisa Atasi Jantung
Disadur dari Alodokter kenali ini 4 penyakit telingan yang sering dialami anak:
1. Otitis media akut
Otitis media akut terjadi ketika infeksi menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan di belakang gendang telinga. Anak di bawah usia 2 tahun umumnya lebih berisiko mengalami otitis media akut, ini karena bentuk dan ukuran tuba Eustachius mereka masih belum berkembang sempurna.
Pada anak-anak, radang telinga tengah atau otitis media akut dapat berlangsung dengan sangat cepat dan biasanya disertai dengan gejala berupa demam, rewel, kehilangan nafsu makan, dan tidak bereaksi ketika dipanggil dengan suara pelan.
2. Otitis media dengan efusi
Otitis media dengan efusi terjadi saat ada peradangan di belakang gendang telinga yang disertai dengan penumpukan cairan pada bagian tersebut. Kondisi ini membuat telinga bagian tengah terasa penuh, sehingga pendengaran terganggu.
Baca Juga: Penting untuk Pria! 5 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma
Otitis media dengan efusi lebih sering menyerang anak-anak berusia di bawah 2 tahun. Penyakit telinga yang satu ini biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun. Meski begitu, bila kondisi ini ditemukan saat pemeriksaan, dokter THT akan melakukan tindakan untuk mengeluarkan cairan tersebut.
3. Otitis media kronis dengan efusi
Kondisi ini terjadi saat cairan (efusi) yang ada di belakang gendang telinga terperangkap di bagian tersebut dalam jangka lama dan terjadi berulang kali. Biasanya anak-anak yang terkena penyakit telinga ini mengalami gangguan pendengaran.
4. Otitis eksterna
Otitis eksterna adalah infeksi kulit pada bagian luar telinga. Infeksi ini sering terjadi karena air masuk ke telinga dan tidak segera dikeringkan, sehingga memudahkan bakteri atau jamur berkembang biak. Selain itu, kebiasaan mengorek kuping, berenang, dan penyakit kulit juga bisa menyebabkan munculnya otitis eksterna.
Seorang anak yang mengalami otitis eksterna biasanya akan mengalami gejala berupa rasa sakit di telinga yang memburuk ketika mengunyah, gatal dan kemerahan di dalam telinga, serta keluar cairan bening tidak berbau dari dalam telinga.
Semoga bermanfaat.

