RELUNG.ID – Pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Palembang belum sepenuhnya berjalan sesuai target. Dari 107 koperasi yang direncanakan, hingga kini baru 19 gerai yang telah rampung dibangun.
Jumlah tersebut menyesuaikan dengan total kelurahan yang ada di Kota Palembang. Namun, proses pembangunan koperasi di sejumlah wilayah masih terkendala persoalan ketersediaan lahan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kota Palembang, Sulhijawati melalui Bidang Pemberdayaan Koperasi Alexander Akbar mengatakan, 19 gerai yang telah selesai dibangun tersebar di sejumlah kecamatan.
“Rencananya di Palembang akan dibangun 107 KKMP, sesuai jumlah kelurahan yang ada. Namun saat ini baru terealisasi 19 KKMP,” kata Alexander, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, persoalan lahan menjadi salah satu hambatan utama dalam mengejar target pembangunan tersebut. Berdasarkan ketentuan yang saat ini digunakan, lokasi pembangunan KKMP membutuhkan lahan dengan luas minimal 1.000 meter persegi.
Lahan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi bangunan koperasi, tetapi juga mencakup area parkir.
Alexander menyebut ketentuan luas lahan tersebut masih dalam pembahasan. Salah satu opsi yang kemungkinan diterapkan yakni menurunkan luas minimal lahan menjadi 500 meter persegi.
“Di sini masih dicarikan solusinya dan masih belum fix, mungkin ke depan ada skema luas lahan minimal 500 m², tapi sekarang kita masih nunggu,” ujarnya.
Di sisi lain, rampungnya pembangunan 19 gerai belum berarti Koperasi Merah Putih tersebut sudah beroperasi. Alexander menegaskan, seluruh gerai yang telah selesai dibangun masih menunggu proses penyerahan aset dari PT Agrinas kepada pihak terkait.
“Soal operasional masih menunggu penyerahan aset dari PT Agrinas,” katanya.
Dengan demikian, masyarakat belum dapat melakukan transaksi melalui 19 gerai yang telah dibangun tersebut. Alexander juga membantah apabila saat ini sudah terdapat aktivitas transaksi melalui KKMP di Palembang.
Artinya, progres pembangunan secara fisik belum berbanding lurus dengan dimulainya aktivitas usaha koperasi.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan, sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mencapai progres pembangunan hingga 100 persen.
Namun, pembangunan koperasi di sejumlah lokasi lainnya masih terkendala, terutama terkait ketersediaan aset atau lahan.
Pemkot Palembang pun terus berupaya mengejar target pembangunan 107 KDKMP yang tersebar di seluruh kelurahan. Untuk mempercepat penyelesaian persoalan aset, Pemkot Palembang juga telah meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Maka dari itu, saya juga telah menyampaikan kepada Sekda Provinsi Sumsel dan meminta bantu terkait masalah aset untuk mendirikan Koperasi Merah Putih ini,” tutupnya. (DSK)

