Putusan tersebut memicu kemarahan massa hingga terjadinya aksi besar-besaran. Polisi huru-hara berusaha menghentikan aksi ini.
Peluru karet pun sempat ditembakan ke arah massa aksi hingga menewaskan belasan mahasiswa. Kondisi ini justru menambah kemarahan massa hingga aksi semakin anarkis dan menyerang, dan membakar beberapa bangunan. (EJW)
1 2

