RELUNG.ID — Pada hari Minggu, 18 Februari, Kabupaten OKU Timur kehilangan salah satu putra terbaiknya, Suryadi (40), yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Banuayu, Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
Suryadi meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB saat sedang bertugas. Informasi mengenai meninggalnya Suryadi tersebar dari rekan sejawatnya di PPS, yang mengungkapkan bahwa almarhum jatuh sakit pada hari terakhir sebelum pencoblosan dan kemudian dilarikan ke RSUD Martapura.
“Terakhir, beliau datang ke Sekretariat PPK untuk mengecek Logistik Pemilu yang akan disalurkan ke TPS di desanya,” kata salah satu anggota PPS yang tidak ingin disebutkan namanya.
Melki Diansyah, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Buay Pemuka Peliung, juga membenarkan kejadian tersebut di tengah-tengah acara Pleno Terbuka Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara di tingkat Kecamatan.
“Betul, kami mendapatkan informasi bahwa ada salah satu penyelenggara yang meninggal dunia, atas nama Suryadi Ketua PPS Banuayu Kecamatan Buay Pemuka Peliung pada pukul 18:00 WIB di RSUD Martapura,” ungkap Melki.
Ketua KPU OKU Timur, Denis Firmansyah, turut mengonfirmasi berita tersebut dan telah mengirimkan perwakilan Komisioner ke rumah duka. “Tentunya kami sangat berduka atas musibah ini. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucap Denis.
Denis juga menegaskan bahwa KPU akan memberikan santunan kepada keluarga almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir. “InsyaAllah ada santunan dari KPU,” tambahnya.

