RELUNG.ID – Kilang Pertamina Plaju kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, Pertamina menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako bagi tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel yang siaga 24 jam di Posko Karhutla Gerbang Tol Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.
Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, SKM, M.Si, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina terhadap para petugas di lapangan.
“Mewakili BPBD, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kilang Pertamina Plaju. Bantuan logistik ini sangat membantu teman-teman di posko agar lebih maksimal dalam upaya pemadaman karhutla, terutama di wilayah Ogan Ilir,” ujar Sudirman, Sabtu (4/10/2025).
Ia menjelaskan, Ogan Ilir menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kejadian karhutla tertinggi di Sumsel, dengan 124 kasus kebakaran yang tersebar di 11 kecamatan. Kecamatan Indralaya Utara mencatat 54 kejadian, disusul Pemulutan (17 kejadian) dan Pemulutan Barat (12 kejadian). Kondisi ini membuat keberadaan posko siaga di Gerbang Tol Pemulutan menjadi titik penting dalam pengendalian kebakaran di lapangan.
Perwakilan tim siaga, Bowo dan Adi, turut menyampaikan bahwa dukungan logistik tersebut sangat membantu kebutuhan harian petugas.
“Untuk peralatan pemadaman sudah lengkap, tapi untuk sembako kami masih terbatas. Bantuan ini tentu meringankan beban kami, sehingga bisa lebih fokus pada tugas pemadaman di lapangan,” kata mereka.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR RU III Kilang Pertamina Plaju, Siti Fauzia, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud sinergi perusahaan dengan pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Pertamina selalu mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Sumsel. Bantuan ini diharapkan memberi semangat bagi petugas di posko siaga serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran,” ujar Fauzia.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pertamina terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. (CKM)

