Buah hari pasangan Rohim (35) dan Kodariah (30) yaitu RP (5) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit, akibat mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, Selasa (30/8)
Berdasarkan informasi, kejadian ini terjadi saat ibu korban Kodariah menyalakan kompor untuk merebus air. Pada waktu bersamaan suaminya Rohim sedang memindahkan BBM jenis Pertalite dari jerigen ke botol-botol untuk dijual eceran.
Api kemudian menyambar minyak di jerigen dan langsung membesar. Hingga akhirnya api tersebut membakar Rohim dan Kodariah beserta dua anaknya yakni NR dan RP.
Kapolsek IT II Palembang, Kompol Fadilah Ermi membenarkan adanya kois bensin eceran yang terbakar di wilayah hukumnya. Akibat kejadian tersebut, empat orang menjadi korban. “Mereka ini satu keluarga,” katanya, Selasa (30/8)
Rohim dan Kodariah mengalami luka bakar ringan. Sedangkan NR dan RP mengalami luka bakar berat. Bahkan, dari informasi, RP meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. “Saat ini NR masih di rawat di rumah sakit karena luka bakar nya cukup serius,” tutupnya.

