RELUNG.ID – Bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI), bulan September bukan sekadar perayaan ulang tahun. Di momen ulang tahun KAI ke-80 yang jatuh pada 28 September 2025, ada satu kisah pengabdian yang layak dikenang: perjalanan seorang masinis senior, Susiswo Suprianto.
Pria kelahiran Palembang, 11 Desember 1969 ini, telah mengabdikan diri lebih dari tiga dekade di dunia perkeretaapian. Bergabung sejak 1 Desember 1994 di Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka), Susiswo menjalani profesi masinis hingga 31 tahun lamanya. Tepat 1 Januari 2026 mendatang, ia akan memasuki masa purna tugas.
Bagi Susiswo, menjadi masinis bukan sekadar pekerjaan. “Rasanya campur aduk, ada haru sekaligus bahagia. Saya bersyukur bisa mengabdi hingga tahun terakhir masa kerja. Semua pengalaman selama ini akan selalu dikenang,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Selama bertugas, ia melewati beragam tantangan. Dari lintasan sulit, jadwal malam panjang, hingga kondisi darurat yang menuntut ketenangan penuh. Namun satu hal yang tak pernah ia abaikan adalah keselamatan. “Menjadi masinis itu butuh disiplin, ketenangan, dan tanggung jawab besar. Keselamatan penumpang dan kelancaran perjalanan adalah prioritas utama,” katanya.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, memberi apresiasi tinggi atas dedikasi Susiswo. “Beliau adalah teladan bagi para masinis muda. Loyalitas, dedikasi, dan tanggung jawabnya selama 31 tahun menjadi inspirasi. KAI berterima kasih atas seluruh pengabdian beliau,” ujarnya.
Di mata rekan kerja, Susiswo adalah sosok yang konsisten, sederhana, dan penuh tanggung jawab. Baginya, setiap perjalanan kereta bukan hanya soal waktu keberangkatan dan kedatangan, tetapi tentang membawa amanah ribuan nyawa yang menaruh harapan pada moda transportasi ini.
Menjelang purna tugas, ayah dari Alpha Suliestyo dan Angga Saputra ini ingin menikmati waktu bersama keluarga. Hidup lebih santai, namun tetap bermanfaat.
“Terima kasih kepada KAI yang telah menjadi rumah kedua saya lebih dari 30 tahun. Semoga di usia ke-80, kereta api Indonesia semakin maju, semakin melayani, dan menjadi kebanggaan bangsa,” tutupnya. (KPB)

