RELUNG.ID – Grup band Sukatani baru-baru ini menjadi sorotan usai dirilisnya lagu mereka berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’.
Pasalnya, dalam lirik lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ ini menyebutkan ‘bayar polisi’.
Akibat kontroversi tersebut, grup band asal Purbalingga, Jawa Tengah ini pun mengeluarkan klarifikasi melalui media sosialnya.
Dalam unggahannya, Muhammad Syifa Al Ufti alias Electroguy selaku gitaris menyampaikan permohonan maaf atas lirik tersebut.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami yang berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’ yang liriknya bayar polisi yang telah kami nyanyikan dan viral di berbagai platform digital,” katanya.
Dia mengaku sebenarnya lagu tersebut dia ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan. Karena itu, dia dan Novi Citra Indriyati selaku vokalis memohon maaf, melalui pernyataan ini saya telah mencabut dan menarik lagu ciptaan mereka yang berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’.
“Kami mengimbau semua yang mengupload lagu ini untuk menarik dan menghapus semua video yang menggunakan lagu kami karena apabila ada risiko di kemudian hari sudah bukan tanggung jawab kami dari Band Sukatani,” jelasnya.
Demikian pernyataan yang mereka buat dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan siapapun. Mereka juga membuat klarifikasi ini secara sadar dan sukarela serta dapat mereka pertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Sontak unggahan klarifikasi ini pun menuai komentar dari musisi Indonesia. Mereka pun menyebut jika lagu tersebut jangan ditarik.
“Gausah ditarik lagunya, gas terus !!!” tulis @stevi.item
“What??? Terus bersuara melalui karya! Maju terus,” komentar @tantrisyalindri. (LWM)

