RELUNG.ID — Kerusakan jalan di kota Palembang kembali menjadi sorotan warganet setelah beberapa konten kreator mengunggah video di Instagram. Salah satu video yang viral adalah unggahan dari akun Instagram @cek_bari_raisa_plg, yang memperlihatkan kondisi jalan rusak di kawasan Sultan Mansyur, Palembang. Video yang telah diunggah 22 jam lalu itu kini telah disukai oleh 1.533 warganet.
Dalam video tersebut, Cek Raisa mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air, membuat warga kesulitan melintas. “Dalam kota pecak kubangan sapi, liwat payo samo berjo pasti pacak cari yang ado pungsi biso ngayomi,” tulisnya dalam narasi video.
Cek Raisa juga mengkritik banyaknya baliho calon kepala daerah yang terpampang di kota, namun tidak ada upaya nyata untuk memperbaiki jalan rusak. “Katek guno, rai tebeng-sano tebeng sini. Katek guno rai bagus kalu dak pacak ngurus, hancur lebur galo,” cetusnya.
Beragam komentar warganet muncul, mengeluhkan kondisi jalan yang tidak kunjung diperbaiki. Mereka mendukung Cek Raisa untuk menyampaikan keluhan tersebut kepada pemerintah kota Palembang.
“Bener nian cek aku punyo anak kecik saro cek amper tebalek kami semalem,” tulis akun @kikiriskiamelia76. Komentar tersebut disambut oleh akun @mom-sasa yang menyatakan, “Nak gilo jalan model ck itu….ktek pejabat apo di plg nih…giliran NK pemilu manis galo janji2.”
Rekam Jejak Calon Pemimpin Palembang Sangat Menentukan
Menghadapi pemilihan Wali Kota Palembang berikutnya, rekam jejak calon pemimpin akan menjadi faktor penting dalam memilih. Pengamat politik Bagindo Togar menekankan bahwa rekam jejak mencerminkan kinerja dan integritas seorang kandidat.
“Rekam jejak tentu sangat menentukan, itu bisa menjadi modal penting bagi calon kepala daerah. Maka dari itu, pilihlah pemimpin yang sudah jelas visinya, dan jelas rekam jejaknya karena itu merupakan catatan kinerja. Pemimpin juga harus bersih, aspiratif, dan bisa menjadi problem solver,” jelas Bagindo.
Menurut Bagindo, kualitas dan komitmen para bakal calon kepala daerah akan menjadi faktor penentu dalam menarik partisipasi pemilih dan mewujudkan harapan perubahan yang diinginkan oleh masyarakat. “Kalau calonnya biasa-biasa saja, pasti malas orang pilih. Masyarakat ini khususnya di Palembang menginginkan sosok yang bisa menghadirkan perubahan yang signifikan,” katanya.
Dengan sorotan pada masalah infrastruktur, para calon kepala daerah diharapkan dapat memberikan solusi nyata dan komitmen untuk memperbaiki kondisi jalan di Palembang, serta memenuhi janji-janji yang dibuat selama kampanye. [RG]

