RELUNG.ID– Akun resmi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan setelah sempat memposting ulang atau repost konten mengenai Melva Pardede, perempuan yang viral usai aksinya dalam demonstrasi di depan Gedung DPR.
Konten tersebut sebelumnya diunggah oleh akun spill.id17. Akun Jokowi kemudian sempat memposting ulang konten tersebut melalui akun media sosial resminya yang memiliki sekitar 55,8 juta pengikut.
Repost itu dengan cepat menjadi perhatian warganet. Namun, beberapa jam setelah ramai diperbincangkan, unggahan ulang mengenai Melva Pardede tersebut diketahui telah dihapus dan tidak lagi terlihat di akun Jokowi.
Hingga kini belum diketahui secara pasti alasan konten tersebut dihapus. Belum ada keterangan resmi dari pihak Jokowi terkait siapa yang melakukan repost maupun alasan unggahan tersebut kemudian dihapus.
Melva Pardede atau Melva Maria Rosa Pardede menjadi perhatian publik setelah video aksinya saat demonstrasi viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, Melva terlihat mengenakan jaket ojek online (ojol) dan meluapkan kekecewaannya saat berada di sekitar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR.
Ia juga terlihat menantang massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang tengah melakukan aksi demonstrasi.
Video tersebut kemudian tersebar luas melalui berbagai platform media sosial dan memicu beragam respons dari masyarakat.
Repost konten mengenai Melva Pardede menarik perhatian karena dilakukan oleh akun resmi Jokowi yang memiliki puluhan juta pengikut.
Aktivitas akun tersebut pun berpotensi mendapat perhatian luas dari publik. Karena itu, ketika unggahan mengenai Melva Pardede kemudian dihapus, warganet mempertanyakan alasan di balik penghapusan tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan repost tersebut dihapus.
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana aktivitas media sosial tokoh publik, terutama figur dengan jumlah pengikut besar, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat.
Publik masih menunggu penjelasan mengenai unggahan ulang konten Melva Pardede tersebut, termasuk alasan mengapa sempat direpost dan kemudian dihapus dari akun resmi Jokowi.[YKP]

