RELUNG.ID – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Pandji Tjahjanto, menegaskan bahwa viralnya konten rendang 200 kilogram yang hilang di Palembang tidak berdampak pada kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Meski menimbulkan kegaduhan di media sosial, ia memastikan minat wisatawan untuk berkunjung ke Sumsel tetap stabil.
“Mungkin sebatas masih gaduh saja sampai dengan saat ini. Tapi untuk kunjungan dari luar daerah ke Sumsel, saya melihat belum ada pengaruhnya,” ujar Pandji, Senin (24/3/2025).
Ia menilai polemik tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata, terutama menjelang arus mudik dan balik Lebaran, di mana Palembang tetap menjadi salah satu lokasi transit utama bagi pemudik dari Sumatera ke Jawa maupun sebaliknya.
Pandji juga menunggu klarifikasi resmi dari kreator konten, Willie Salim, terkait video yang menjadi perbincangan publik. Menurutnya, tidak cukup hanya meminta maaf, tetapi juga harus memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kebenaran peristiwa tersebut.
“Kita masih menunggu klarifikasi resmi dari Willie Salim, termasuk jika ada bukti bahwa kejadian kemarin bukan rekayasa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pandji menegaskan bahwa Sumsel tetap menjadi destinasi menarik bagi wisatawan, baik untuk menikmati kuliner khas maupun menjelajahi berbagai objek wisata yang ada. Ia optimistis kasus ini tidak akan memengaruhi citra daerah dalam jangka panjang.[THQ]

