Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kopi Pagar Alam Menggeliat, Petani Harapkan Harga Stabil
Regional

Kopi Pagar Alam Menggeliat, Petani Harapkan Harga Stabil

RiyadiBy Riyadi31/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Peri Partriansyah (51), salah seorang petani kopi di kota Pagar Alam memperlihatkan kondisi kebunnya yang mulai siap panen. (Dokumentasi Pribadi)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Harga kopi yang mengalami lonjakan drastis di tahun 2024 membuat pesona kopi di kota Pagar Alam, Sumatera Selatan menjadi primadona.

Kenaikan harga kopi yang mencapai Rp 70.000 per kilogram di tahun tersebut, menjadikan petani semakin gencar untuk dapat menghasilkan biji kopi terbaik.Terlebih lagi ekspor kopi Sumatera Selatan di tahun 2025 kini telah dibuka untuk memenuhi pasar global.

Peri Partriansyah (51), salah seorang petani kopi di kota Pagar Alam berharap pada tahun ini agar harga kopi tetap stabil di kisaran Rp 70.000 per kilogram.

Baca juga :   Setahun Kepemimpinan RDPS, Palembang Catat Ekonomi Tumbuh dan Stunting Turun Tajam

Menurut Peri, harga kopi yang stabil akan sangat membantu meningkatkan pendapatan petani kopi di Pagar Alam, yang memiliki lahan perkebunan kopi dengan luas rata-rata satu hingga dua hektare.

Dengan harga yang stabil, Peri yakin hasil panen kopi yang didapat setelah dikurangi ongkos pemeliharaan akan sangat menguntungkan. Terlebih lagi, petani kopi di Pagar Alam kini semakin terampil dalam mengelola kebun kopi, termasuk dengan tehnik sambung pucuk yang terbukti dapat meningkatkan hasil panen hingga dua hingga tiga kali lipat.

“Harapan saya, harga kopi tetap berada di angka Rp 60.000 hingga Rp 70.000 per kilogram. Dengan harga tersebut, kami bisa menutupi biaya pemeliharaan dan angkut, dan yang lebih penting, kami masih bisa menikmati hasil jerih payah kami,” ujar Peri pada Jumat (31/01/2025).

Baca juga :   Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-2 Lebaran, Polres Lubuklinggau Gelar Operasi Ketupat

Sementara itu, Suyandi, seorang pengepul biji kopi lokal mengungkapkan, meskipun harga beli biji kopi saat ini cukup tinggi dengan harga antara Rp 65.000 hingga Rp 70.000 per kilogram tergantung kualitas, harga tersebut belum tentu dapat bertahan hingga musim panen tiba.

Sebab, persaingan dari negara-negara penghasil kopi besar seperti Brasil dan Vietnam dapat mempengaruhi harga kopi di pasar ekspor.

“Karena permintaan ekspor yang tinggi, kami masih membeli kopi dengan harga yang cukup baik, asalkan kualitas bijinya bagus. Namun, kami harus tetap waspada karena keberhasilan panen dari Brasil dan Vietnam bisa mempengaruhi harga kopi global,” ujar Suyandi.

Baca juga :   Tahun Ini, Empat Lawang Hanya Kebagian Kuota 180 Formasi Guru

Meski demikian, petani kopi di Pagar Alam tetap berharap agar harga kopi tetap stabil. Dengan begitu, hasil jerih payah mereka selama ini bisa lebih dihargai, dan perekonomian lokal pun dapat terus berkembang.[TFK]

harga Kopi Harga Stabil Kopi Pagar Alam Pagar Alam Petani Kopi Pagar Alam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNama PPDB Resmi Berubah Jadi SPMB, Sumsel Masih Tunggu Aturan Teknis
Next Article Diduga Rem Blong, Penyebab Truk Kontainer Muatan Karet Tabrak Tiang LRT
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,873 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,719 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?