Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Nama PPDB Resmi Berubah Jadi SPMB, Sumsel Masih Tunggu Aturan Teknis
Regional

Nama PPDB Resmi Berubah Jadi SPMB, Sumsel Masih Tunggu Aturan Teknis

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda31/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi belajar di sekolah. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait perubahan nama sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026.

Perubahan ini merupakan kebijakan baru yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan akan diterapkan di seluruh Indonesia.

Kepala Disdik Sumsel, Awalluddin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengetahui perubahan tersebut dan akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu aturan teknis terbaru terkait skema penerimaan murid baru nantinya. Kebijakan ini akan diturunkan hingga ke Disdik kabupaten/kota di Sumsel agar bisa diterapkan secara merata,” ujar Awalluddin, Kamis (30/1/2025).

Lebih lanjut, jika Kemendikdasmen mengamanatkan adanya kebijakan turunan, maka Disdik Sumsel akan mengusulkan peraturan atau keputusan gubernur sebagai pedoman pelaksanaan SPMB di daerah.

Salah satu aspek yang ditunggu dalam kebijakan baru ini adalah besaran kuota jalur domisili, yang mengalami penyesuaian dibandingkan sistem PPDB sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, berikut adalah usulan kuota jalur domisili dalam SPMB 2025/2026:
Jenjang SD: 70% (tetap seperti sebelumnya)
Jenjang SMP: 40% (turun dari sebelumnya minimal 50%)
Jenjang SMA: Minimal 30% (turun dari sebelumnya 50%)

Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan sebaran sekolah di berbagai jenjang. Untuk SD, kuota domisili tetap 70% karena sekolah negeri di jenjang ini dinilai sudah cukup merata. Sementara itu, kuota domisili di SMP dan SMA mengalami penurunan, yang diperkirakan akan mempengaruhi skema penerimaan siswa baru di daerah.

“Kami belum bisa memastikan berapa kuota pasti untuk jalur domisili di Sumsel. Semua masih menunggu regulasi resmi dari Kemendikdasmen. Secara teknis, akan kami informasikan lebih lanjut setelah ada aturan yang jelas,” tambah Awalluddin.

Perubahan dari PPDB ke SPMB ini tentu akan berdampak pada sistem penerimaan murid baru di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Selatan. Dengan adanya penyesuaian kuota domisili, masyarakat diharapkan bisa lebih memahami kebijakan baru ini agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Sementara itu, Dinas Pendidikan di berbagai daerah terus mempersiapkan diri untuk menyesuaikan aturan baru ini. Sosialisasi kepada sekolah dan masyarakat akan dilakukan setelah petunjuk teknis resmi diterbitkan oleh pemerintah pusat.

Dengan adanya perubahan ini, apakah sistem SPMB akan lebih efektif dibandingkan PPDB? Masyarakat masih menunggu bagaimana kebijakan ini akan diterapkan di lapangan.[AYK]

PPDB SPMB Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLonestar Siap Luncurkan Data Center Pertama di Bulan, Didukung SpaceX
Next Article Kopi Pagar Alam Menggeliat, Petani Harapkan Harga Stabil
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,741 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?