RELUNG.ID- Kopral (Purn) Partika Subagyo Lelono, sosok TNI legendaris yang dikenal berkat aksi-aksi fisiknya yang luar biasa, tutup usia di umur 62 tahun pada Kamis (17/7/2025) pukul 14.20 WIB.
Kabar duka ini menyelimuti keluarga besar TNI, khususnya Korps Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD), tempat Subagyo pernah mengabdi. Ia meninggal dunia di rumah duka, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. Jenazah rencananya dimakamkan di TPU Astanalaya Krembyongan, Kadipiro, Banjarsari, Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Subagyo lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 14 Desember 1963. Ia dikenal luas bukan karena pangkat yang tinggi, melainkan karena keteguhan dan kekuatan fisiknya yang tak lazim.
Semasa aktif berdinas di Detasemen Polisi Militer 44 Surakarta, ia setia mengemban pangkat Kopral hingga pensiun pada 2016.
Namanya mulai dikenal publik setelah memecahkan rekor MURI pada 2006 lewat aksinya melakukan push-up terlama, yakni selama 21 jam 40 menit, dengan total 9.260 kali.
Aksi ini dimulai pada 9 Desember 2006 pukul 10.00 WIB dan berakhir pada 10 Desember 2006 pukul 10.00 WIB, hanya menyisakan 2 jam 20 menit waktu istirahat.
Tak berhenti di situ, Kopral Subagyo juga pernah melakukan aksi koprol sejauh 5 kilometer sebanyak 1.046 kali di Jalan Slamet Riyadi, Solo, pada 2012.
Dia bahkan pernah dipukuli satu kompi prajurit selama 15 menit sebagai uji kekuatan fisik dan mental. Berkat aksinya tersebut, ia mendapat penghargaan medali emas prajurit terkuat dari Wakasad Letjen TNI Suryo Prabowo pada 2010.
Rekor fisik lainnya, Subagyo pernah berlari keliling Mangkunegaran Solo selama 24 jam, hingga berkeliling Monumen Nasional (Monas) selama 25 jam pada 2013 sebagai bentuk cinta dan dedikasi kepada Korps Polisi Militer yang kala itu merayakan HUT ke-70.
Setelah pensiun, Subagyo tidak berhenti belajar. Ia diketahui kuliah di Politeknik Akbara Surakarta, jurusan D4 Manajemen Penanggulangan Bencana sejak April 2024.
Sosoknya juga aktif di media sosial, khususnya Instagram @kopral\_bagyo111 yang memiliki lebih dari 16.000 pengikut.
Kabar duka ini juga disampaikan oleh kampus tempatnya berkuliah.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Semoga damai dan tenang di keabadian, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” tulis Politeknik Akbara Surakarta melalui akun resmi mereka.
Kopral Subagyo Lelono dikenal bukan hanya sebagai prajurit yang kuat, tetapi juga sebagai sosok yang rendah hati, sederhana, dan penuh semangat hingga akhir hayatnya. Kini, sang prajurit tangguh itu telah berpulang, meninggalkan jejak semangat yang akan selalu dikenang. [YKP]

