RELUNG.ID – Sebuah video menara rig pengeboran terbakar beredar di media sosial dan viral, Rabu (16/7/2025).
Berdasarkan keterangannya, peristiwa tersebut terjadi di wilayah kerja operasional Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Limau atau tepatnya di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel.
Dalam video yang beredar ini, terlihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari atas menara rig. Tak hanya itu, bagian bawah sumur bor ini juga mengeluarkan asap.
Saksi mata yang merekam video kejadian, menyebutkan jika mendengar ledakan dahsyat dan kobaran api menyala di atas menara rig.
“Musibah nah, rig terbakar, terjadi ledakan sangat dahsyat tadi. Api-nya masih di pucuk masih mengepul. Mudah-mudahan tidak ada korban,” ujar pria yang merekam insiden tersebut.
Selama terjadi kebakaran menara rig, terlihat tim pemadam kebakaran berjibaku menyemprotkan air ke arah menara rig yang terbakar.
Meski api sudah dapat dikendalikan, namun asap hitam masih terlihat mengepul dari ketinggian struktur pengeboran.
Saat dikonfirmasi, Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan, Eviyanti Rofraida membenarkan kejadian tersebut.
Dia mengaku PT Pertamina EP (PEP) berhasil menangani semburan Rig GBT di area sumur TMB 12 di Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir pada 15 Juli 2025.
PEP telah mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menghentikan semburan dan membersihkan area di lokasi kejadian serta melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Tidak ada tumpahan minyak di lahan perkarangan masyarakat. Tidak ada kerugian material yg dialami masyarakat,” katanya.
Demi keselamatan bersama serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar area Objek Vital Nasional yang juga merupakan Barang Milik Negara.
“Segera laporkan jika ada kebocoran, aksi pencurian atau tindakan mencurigakan yang terjadi di sekitar area operasi PEP,” pungkasnya. (SMP)

