RELUNG.ID– Setelah dua hari pencarian, Husein (60), korban tenggelam akibat perahu sampannya bocor di Sungai Ogan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan pada Ahad (26/01) sekitar pukul 15.45 WIB, sejauh 15 kilometer dari lokasi awal kejadian, tepatnya di Desa Sungai Lebung Ulu, Kecamatan Pemulutan Selatan.
Raymond Konstantin, Kepala Kantor SAR Palembang, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara intensif sejak hari pertama.
“Kami membagi Tim SAR gabungan menjadi dua unit pencarian. SRU pertama menyisir permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu milik masyarakat, sedangkan SRU kedua menyusuri jalur darat dan menyebarkan informasi kepada warga di sekitar sungai,” jelasnya.
Kejadian bermula pada Sabtu (25/01) siang, saat Husein bersama istrinya, Rosita, sedang dalam perjalanan pulang menggunakan perahu sampan setelah beraktivitas di sawah.
“Di tengah perjalanan, sampan mereka bocor dan tenggelam. Seorang warga yang kebetulan melintas berhasil menyelamatkan Rosita, namun derasnya arus membuat Husein terseret dan hilang di sungai, ” kata dia.
Berbagai pihak terlibat dalam pencarian, termasuk Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD Ogan Ilir, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Setelah ditemukan, jenazah Husein segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.
Raymond mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam operasi pencarian ini.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” tutupnya.[AYK]

