RELUNG.ID – Memasuki lima hari menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang memutuskan untuk memindahkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di wilayah rawan bencana.
TPS yang dipindahkan tersebut berada di Pulokerto, Kecamatan Gandus, yang berbatasan langsung dengan Sungai Musi.
Menurut Anggota KPU Palembang Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Sri Maryati, langkah ini diambil karena lokasi TPS terdampak pasang surut air Sungai Musi sehingga terendam banjir.
“Air sungai sedang naik, sehingga lokasi TPS sebelumnya tidak memungkinkan digunakan. TPS dipindahkan ke salah satu rumah penduduk terdekat,” jelas Sri.
Sri menambahkan bahwa pemindahan TPS dilakukan untuk memastikan proses pemilu berjalan lancar tanpa kendala logistik maupun aksesibilitas bagi para pemilih. Selain TPS di Gandus, pihak KPU Palembang terus memantau kondisi wilayah lain yang mungkin menghadapi situasi serupa.
KPU juga telah mengarahkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk mencari alternatif lokasi TPS di daerah lain jika ditemukan kondisi serupa.
“Kami menunggu laporan dari PPK dan PPS untuk memastikan bahwa seluruh TPS memiliki lokasi yang aman dan mudah diakses oleh masyarakat,” ungkap Sri.
Sebagai kota dengan jumlah pemilih terbesar di Sumatera Selatan, Palembang memiliki sekitar 1,2 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tersebar di 2.272 TPS di 18 kecamatan dan 107 kelurahan.
KPU memastikan seluruh persiapan teknis, termasuk kesiapan lokasi TPS, logistik pemilu, dan koordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga kelancaran Pilkada, telah berjalan sesuai rencana.
“Kami memastikan bahwa penyesuaian lokasi TPS tidak akan mengganggu hak pilih masyarakat,” tegas Sri.
Langkah proaktif KPU Palembang ini menunjukkan komitmen untuk memastikan Pilkada berjalan aman, lancar, dan inklusif, bahkan dalam kondisi rawan bencana. Pemilih di Palembang diimbau tetap memantau informasi terbaru terkait lokasi TPS mereka dan tetap menggunakan hak pilih pada hari pencoblosan, Rabu, 27 November 2024.[AYK]

