RELUNG.ID – Warga Ogan Komering Ilir (OKI) kini khawatir dan merasa takut saat akan melakukan aktivitas di aliran Sungai Komering, OKI.
Pasalnya, sejak beberapa hari terakhir buaya liat kerap muncul ke permukaan Sungai Komering, OKI. Tak hanya itu, seorang warga Kecamatan Jejawi pun sempat diserang buaya liar tersebut.
“Saat ini kami telah minta pihak terkait untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA Sumsel dalam menentukan langkah yang akan diambil,” kata Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya, Jumat (22/11).
Meski demikian, hingga saat ini dia mengaku belum ada petunjuk dari BKSDA. Karena itu, dia mengimbau masyarakat khususnya di sekitaran Sungai Komering OKI untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melakukan aktivitas di Sungai. Terlebih lagi di waktu yang minim penerangan.
“Jika masyarakat melihat buaya ini silakan ditangkap dan diamankan tapi jangan dibunuh. Kami juga akan segera meminta BKSDA Sumsel agar untuk dievakuasi dan mengembalikannya ke habitatnya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dua warga di Kecamatan Jejawi diserang buaya liar saat melakukan aktivitas di Sungai. Keduanya yaitu Rohma (59) Petani Dusun 3 Desa Sukadarma Kecamatan Jejawi OKI, mendapati luka di tangan kiri sebanyak 51 jahitan dan lengan tangan kanan 4 jahitan usai digigit buaya saat mengambil air wudhu setelah mencuci di sungai, pada Senin (21/10) lalu .
Lalu, Madi bin Roni (42) warga Desa Terusan Jawa Kecamatan Jejawi mengalami serangan buaya liar saat Buang Air Besar (BAB) di belakang rumahnya, pada Senin (28/10) lalu. (HWJ)

