RELUNG.ID – Keberhasilan mobil listrik, Xiaomi SU7 membawa pendapatan bisnis Xiaomi EV melonjak hingga 52,1 persen dari kuartal kedua tahun 2024.
Berdasarkan data, pendapatan Xiaomi EV di kuartal ketiga tahun 2024 ini mencapai USD 1,3 miliar atau sekitar Rp20 triliunan.
Dikutip dari Xiaomi Corporation, di kuartal ketiga ini Xiaomi telah mengirim 39.790 unit SU7 EV tepatnya pada bulan Juli dan September sehingga total pengiriman menjadi 67.157 unit sejak diluncurkan pada 28 Maret lalu.
Angka tersebut lebih tinggi, terlebih lagi seri SU7 ini terdiri dari tiga varian yaitu Standar, Pro dan Max.
Terlepas dari angka pendapatan yang melonjak. Namun, bisnis mobil listrik Xiaomi ini masih diklaim merugi untuk tahap awal.
“Tapi kami tetap optimis dengan masa depan dari divisi mobil listrik ini. Kami menargetkan hingga akhir tahun penjualan mobil listrik ini mampu mencapai 130 ribu unit,” kata Pendiri, ketua, dan CEO-nya, Lei Jun.
Meski terbilang sukses, kini Xiaomi dihadapkan dengan para pesaingnya yaitu Xpeng, dan juga Nio
Namun, Xiaomi mengklaim dengan rekam jejak yang kuat dalam inovasi dan pemahaman yang mendalam tentang teknologi konsumen.
Dengan portofolio EV yang terus berkembang dan target penjualan yang ambisius, ini adalah perusahaan yang harus diperhatikan. Pada tanggal 30 September, Xiaomi memiliki 127 ruang pamer di 38 kota di seluruh daratan Tiongkok dan masih terus bertambah. (AAL)

