Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kultum dari Relung: Puasa Jadi Momentum Penyucian Jiwa
Regional

Kultum dari Relung: Puasa Jadi Momentum Penyucian Jiwa

ADMINBy ADMIN22/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dekan Fakultas Dakwah UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Achmad Syarifudin, M.A.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan. Puasa adalah perintah langsung dari Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Al-Baqarah ayat 183, yang menyerukan orang-orang beriman untuk berpuasa agar mencapai derajat takwa.

Pesan itu disampaikan Dekan Fakultas Dakwah UIN Raden Fatah Palembang, Dr Syarifuddin, MA dalam ceramah agama yang berjudul Puasa jadi Momentum Tazkiyatun Nafs, dalam program Kultum dari Relung, Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, ayat tentang kewajiban puasa tersebut hampir selalu digaungkan setiap Ramadan. Namun, tidak sedikit umat Islam yang memaknainya sebatas kewajiban tahunan tanpa menghadirkan kesadaran mendalam akan tujuan spiritualnya.

“Puasa jangan dimaknai hanya sebagai ibadah rutin yang datang setiap tahun. Ramadan adalah momentum besar yang Allah siapkan untuk membentuk ulang karakter dan jiwa kita,” ujar Syarifuddin.

Ia menegaskan, Ramadan sejatinya adalah madrasah kehidupan, tempat umat Islam ditempa secara spiritual dan moral. Puasa menjadi sarana tazkiyatun nafs, yakni proses penyucian hati dan jiwa dari penyakit-penyakit batin seperti iri, dengki, sombong, dan amarah.

“Membersihkan hati itu tidak mudah. Prosesnya rumit dan panjang. Karena itu Allah hadirkan Ramadan sebagai momentum. Sejak niat puasa di malam hari, kita sudah dilatih untuk menahan diri, tidak melakukan sesuatu yang membatalkan puasa, termasuk menjaga lisan dan perbuatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, esensi puasa tidak berhenti pada menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, puasa melatih pengendalian diri secara total—baik dari hal yang membatalkan secara fikih maupun yang merusak nilai pahala secara moral.

Melalui ibadah-ibadah di bulan Ramadan seperti tilawatil Quran, qiyamul lail, sedekah, dan berbagai amalan kebajikan lainnya, umat Islam diharapkan mengalami transformasi diri.

“Ramadan harus melahirkan pribadi yang lebih baik. Kalau setelah Ramadan kita tidak berubah, berarti ada yang salah dalam cara kita memaknainya,” tegasnya.

Syarifuddin mengajak umat Islam menjadikan bulan suci ini sebagai ruang refleksi dan pembenahan diri. Ramadan bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi kesempatan emas untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

“Momentum ini jangan disia-siakan. Jadikan Ramadan sebagai titik balik untuk menjadi insan yang lebih bertakwa dan lebih bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.

Tonton Selengkapnya di Kanal Digital Relung Media:

Saksikan ceramah lengkap Ustadz Orbit Rupawan dalam program Kultum dari Relung melalui kanal resmi Relung Media Group:

YouTube: https://youtu.be/T5LrOGqaqYI
Instagram: https://www.instagram.com/reels/DU-cMNjjXr7/
TikTok: https://www.tiktok.com/@relung.id/video/7608840350240673025
Facebook: https://facebook.com/reel/1273417924684683/

Program Kultum dari Relung hadir setiap hari menjelang berbuka puasa selama Ramadan 1447 H/2026 M, menghadirkan ulama, akademisi, dan tokoh agama untuk menemani perjalanan spiritual masyarakat Sumatera Selatan. [KPB]

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article25 Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam Akibat Irigasi Air Lemutu Ambruk
Next Article Hari Ke-10 Operasi Pekat Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Puluhan Pelaku Kejahatan
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,898 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,771 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,743 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?