Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Kultum Ramadan: Beriman Kepada Nabi dan Rasul
Lifestyle

Kultum Ramadan: Beriman Kepada Nabi dan Rasul

alwiBy alwi16/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ustadz Setiawan dari PCNU Palembang. (Relung Media)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Di momen Ramadan ini, Ustadz Setiawan dari PCNU Palembang menekankan pentingnya wawasan dan pemahaman berbagai kategori nabi dan rasul dalam Islam.

Hal ini sebagai bagian dari kajian rukun iman dan salah satu pilar keimanan dalam Islam.

Demikian diungkapkannya dalam Kultum Ramadan dengan teman beriman kepada nabi dan rasulnya di Relung Media, Sabtu (16/3).

Baca juga :   Kultum Ramadan: Puasa untuk Kesehatan Rohani

Ustadz Setiawan memaparkan bahwa rukun iman, sebagai salah satu pilar keimanan dalam Islam, mencakup enam poin, di antaranya keyakinan kepada para nabi dan rasul Allah. Dalam penjelasannya, beliau mengelompokkan nabi dan rasul ke dalam enam kategori, yaitu:

Kategori Pertama: Nabi dan rasul yang namanya disebutkan secara tekstual dalam Alquran, dimulai dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW. Sebanyak 25 nama tokoh ini telah menjadi bagian dari hafalan dan pemahaman umat Islam.

Kategori Kedua: Nabi dan rasul yang kisahnya diceritakan dalam Alquran namun tidak disebutkan namanya secara eksplisit. Di antaranya terdapat tiga kisah besar, seperti Nabi Samui (Samuel), al-Khidr (yang dikenal juga sebagai Melkisedek dalam tradisi Yahudi), dan Nabi Uzair (Izra).

Baca juga :   Viral! Aksi Heroik Bidan di Pasaman Berenang Seberangi Sungai Demi Obati Pasien

Kategori Ketiga: Nabi dan rasul yang tidak disebutkan dalam Alquran baik secara tekstual maupun kontekstual, namun dikisahkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW, contohnya adalah Nabi Syid Allah dan Nabi Syamaun alghazi.

Kategori Keempat: Tokoh yang namanya muncul dalam Alquran secara jelas, tetapi di kalangan ulama masih terjadi perbedaan pendapat apakah mereka termasuk nabi dan rasul atau hanya orang saleh. Contoh yang dikemukakan adalah kisah Luqman al-Hakim dan Dhul-Qarnayn.

Kategori Kelima: Nabi dan rasul yang disebutkan dalam kitab-kitab suci sebelum turunnya Alquran, seperti Nabi Danial yang makamnya dikenal di berbagai tempat, terutama dalam tradisi Yahudi.

Baca juga :   Kultum dari Relung: Dr Selvia Sampaikan Empat Golongan yang Dirindukan Surga

Kategori Keenam: Pemuka agama dari luar Islam yang diyakini oleh sebagian ulama sebagai nabi dan rasul yang diutus kepada umatnya masing-masing, seperti Siddhartha Gautama pada agama Buddha, Krishna dalam agama Hindu, Zoroaster dalam agama Majusi, serta Kongzi pada tradisi Konghucu.

“Setiap tokoh agama, meskipun berasal dari tradisi yang berbeda, mempunyai peran penting sebagai pembawa risalah dan pemimpin bagi umatnya. Karena itu, umat Islam tidak boleh menghina atau merendahkan pemuka agama lain,” katanya.

Beliau juga menyampaikan hadits Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa para ulama umat Islam laksana nabi-nabi Bani Israil.

Baca juga :   Kultum: Jadikan Ramadan untuk Menata Hati Jadi Orang Bertaqwa

Pesan ini mengajak umat untuk mendekatkan diri kepada ulama sebagai panutan dalam menuntun kehidupan keagamaan yang benar.

“Dengan penjelasan yang mendalam dan kompehensif diharapkan masyarakat dapat lebih memahami hakikat keimanan serta pentingnya toleransi dalam beragama,” pungkasnya. (LWM)

Kultum Ramadan PCNU Palembang Relung Media Ustad Setiawan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHari Pertama Jadi Dirut PFN, Ifan Seventeen Terlambat Saat Sidak DPR, Beri Klarifikasi ke Publik
Next Article PDI Perjuangan Sumsel Bagikan 4.000 Paket Takjil di 4 Titik Kota Palembang
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,894 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,767 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,740 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?