RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang tengah memacu langkah besar menuju transformasi digital.
Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo), pemerintah daerah menyambangi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia untuk menyusun strategi penguatan layanan publik dan konektivitas pedesaan.
Langkah strategis ini membawa misi utama untuk memodernisasi cara warga mendapatkan bantuan serta membuka keran informasi bagi para petani di pelosok daerah.
Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah pematangan Program Layanan Darurat 112. Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat tanpa harus pusing menghafal banyak nomor telepon.
Plt Kepala Dinas Kominfo Empat Lawang, Budi Sumitro, menjelaskan bahwa layanan ini akan menjadi pusat integrasi berbagai instansi penting.
Mulai dari ambulans, pemadam kebakaran, hingga tim penanggulangan bencana akan terhubung dalam satu komando. Harapannya, setiap laporan darurat dari masyarakat dapat direspons dengan lebih sigap dan terorganisir.
Tak hanya soal kedaruratan, pemerintah juga membidik sektor ekonomi melalui program Kampung Internet. Program ini menyasar desa-desa yang memiliki potensi ekonomi kuat, khususnya di sektor pertanian dan UMKM.
Budi menekankan bahwa internet bukan sekadar gaya hidup, melainkan alat produksi. Dengan akses jaringan yang mumpuni, para kelompok tani diharapkan bisa memantau harga pasar secara langsung, mempelajari teknologi pertanian terbaru, hingga memasarkan hasil bumi mereka secara lebih luas melalui platform digital.
Pemerintah Kabupaten juga menyadari bahwa tantangan terbesar digitalisasi adalah wilayah tanpa sinyal atau blank spot. Saat ini, Diskominfo tengah bergerak melakukan pendataan menyeluruh untuk memetakan titik-titik yang masih terisolasi dari jaringan telekomunikasi.
Data-data tersebut nantinya akan diserahkan kepada pihak kementerian untuk dikaji dan ditindaklanjuti. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan menjadi kunci utama dalam meratakan akses informasi di seluruh penjuru Empat Lawang. (SLM)

