RELUNG.ID – Wakil Bupati (Wabup) Musi Banyuasin (Muba), Rohman, mengunjungi warga terdampak bencana tanah longsor di Jalan Raya Lama Dusun III, RT 05, Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Minggu (6/4/2025).
Dalam kunjungannya, Wabup turut membawa bantuan berupa paket sembako serta peralatan tidur seperti tikar dan selimut.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. Wabup berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga terdampak.
“Walaupun tidak seberapa, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Wabup Rohman.
Tak hanya membawa bantuan, Rohman juga menyampaikan komitmen Pemkab Muba untuk segera memperbaiki akses jalan yang longsor akibat hujan deras yang terjadi pada 4 Maret 2025 malam.
“Jalan ini akan segera diperbaiki oleh instansi terkait. Mudah-mudahan segera terealisasi dan akses jalan bisa kembali normal,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan salam dari Bupati Muba H. M. Toha, SH yang berhalangan hadir karena ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan. “InsyaAllah beliau akan menyempatkan waktu untuk hadir langsung di sini nantinya,” ujarnya.
Camat Babat Toman, Heru Kharisma, SIP, MSi, mengapresiasi langkah cepat dan perhatian dari Pemkab Muba terhadap warganya. Ia menuturkan bahwa jalan yang longsor merupakan jalur lama yang masih digunakan warga sebelum adanya jalan utama.
“Terima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ucap Heru.
Salah satu warga terdampak, Mul bin Usman, juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Diketahui, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan jalan amblas. Sebanyak enam rumah milik sembilan Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan sebagian rumah mengalami kerusakan. Saat ini, para warga mengevakuasi diri secara mandiri ke rumah sanak keluarga terdekat. (DSK)

