RELUNG.ID — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat lonjakan penjualan tiket kereta api untuk musim mudik Lebaran 1446 H/Tahun 2025. Hingga Selasa (25/2) pukul 07.00 WIB, sebanyak 1.279.341 tiket telah terjual.
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyampaikan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025 atau H-3 Lebaran, sementara puncak arus balik diperkirakan jatuh pada 6 April 2025 atau H+5 Lebaran. Masa angkutan Lebaran tahun ini berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
“KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga. Salah satu upaya kami adalah dengan menambah jumlah perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 1446 H,” ujar Didiek dalam keterangannya, Selasa (25/2).
Selama periode tersebut, KAI mengoperasikan 9.572 perjalanan kereta api, terdiri dari 8.492 perjalanan reguler dan 1.080 perjalanan tambahan. Total kapasitas yang disediakan mencapai 4.568.838 tempat duduk, mencakup KA jarak jauh, KA lokal, dan KA wisata.
Sebagian besar tempat duduk KA lokal dapat dipesan sejak H-30 sebelum keberangkatan, sementara untuk beberapa perjalanan lainnya baru bisa diakses mulai H-7.
Didiek berharap, dengan banyaknya kapasitas yang disediakan, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan untuk mudik ke kampung halaman. Selain itu, penggunaan kereta api diharapkan bisa mengurangi kemacetan di jalan raya akibat tingginya volume kendaraan pribadi.
Untuk pemesanan tiket, KAI mengimbau pelanggan menggunakan aplikasi Access by KAI, situs web booking.kai.id, Loket Box di stasiun, atau mitra penjualan tiket resmi lainnya.
“Terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik Lebaran 2025,” tutup Didiek. [THQ]

