RELUNG.ID — Langkah Sumsel United di Grup 1 Wilayah Barat harus sedikit tersendat. Kekalahan dari Adhyaksa FC Banten tak hanya memutus tren positif Laskar Juaro, tetapi juga membuka catatan penting soal konsentrasi pemain yang menjadi pekerjaan rumah menjelang laga sarat gengsi kontra Sriwijaya FC.
Bermain di Stadion Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17/1/2026), Sumsel United takluk 1-2 setelah dua kali gagal mengantisipasi pergerakan striker Adhyaksa FC, Adilson Silva. Dua momen kehilangan penjagaan berujung gol cepat pada menit keenam dan gol kedua di babak kedua.
Pelatih kepala Sumsel United, Nil Maizar, menilai kekalahan tersebut bukan disebabkan kalah kualitas permainan, melainkan kelengahan yang muncul di saat-saat krusial.
“Secara permainan sebenarnya sudah berjalan sesuai rencana. Tapi kurang fokus dalam penjagaan membuat kita dihukum,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).
Gol cepat Adhyaksa FC membuat Sumsel United harus bermain mengejar. Meski sempat bangkit dan menekan di babak kedua, waktu menjadi lawan terbesar Laskar Juaro. Gol balasan Tomi Darmawan pada menit ke-85 datang terlambat untuk mengubah hasil akhir.
Nil Maizar mengungkapkan bahwa motivasi sudah diberikan kepada pemain saat jeda babak pertama. Namun, konsentrasi yang tidak konsisten membuat peluang menyamakan kedudukan tak terwujud.
Hasil ini membuat Sumsel United turun ke posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 27 poin dari 16 pertandingan. Meski demikian, jarak poin dengan dua tim teratas masih tipis. Adhyaksa FC mengoleksi 29 poin, sementara Garudayaksa FC berada di puncak dengan 30 poin setelah ditahan imbang Persikad Depok.
Situasi tersebut menjaga persaingan tetap terbuka dan memberi ruang bagi Sumsel United untuk kembali ke jalur perebutan posisi teratas.
Bagi para pemain, kekalahan ini menjadi alarm sekaligus bahan evaluasi. Gelandang Sumsel United, Syahril Aprizal, menyebut laga melawan Adhyaksa FC sebagai pelajaran penting bagi seluruh tim.
“Kami harus memperbaiki apa yang kurang dan meningkatkan hal-hal yang sudah baik,” katanya.
Kesempatan untuk bangkit langsung datang pada pekan ke-17. Sumsel United akan menghadapi rival sekota, Sriwijaya FC, dalam derby Sumatera Selatan yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (24/1/2026) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Laga tersebut bukan sekadar duel gengsi, tetapi juga ujian karakter bagi Laskar Juaro untuk membuktikan bahwa kekalahan di Serang hanyalah jeda singkat dalam perjalanan mereka musim ini.[THQ]

