RELUNG.ID — Tingginya animo masyarakat untuk bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Selama masa operasional Posko Terpadu Nataru, pergerakan pesawat dan penumpang menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya.
PT Angkasa Pura Indonesia mencatat sebanyak 1.305 pergerakan pesawat terjadi sepanjang periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Angka tersebut mengalami pertumbuhan hampir 10 persen dibandingkan periode libur akhir tahun sebelumnya, menandakan kuatnya pemulihan mobilitas transportasi udara di Sumatra Selatan.
Tak hanya dari sisi pesawat, lonjakan juga terlihat pada jumlah penumpang. Total sebanyak 192.312 penumpang dilayani Bandara SMB II selama Nataru, atau meningkat sekitar 4,4 persen secara tahunan.
General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan tingginya permintaan penerbangan turut mendorong pengoperasian penerbangan tambahan. Tercatat ada 19 penerbangan ekstra yang melayani lonjakan penumpang selama periode tersebut.
“Puncak kepadatan terjadi menjelang Hari Raya Natal, tepatnya 24 Desember, dengan pergerakan penumpang harian mendekati 11 ribu orang,” ujarnya usai penutupan Posko Terpadu Nataru, Senin (5/1/2026).
Dari sisi rute, penerbangan menuju Jakarta masih menjadi primadona masyarakat Palembang. Bandara Halim Perdanakusuma dan Soekarno-Hatta tercatat sebagai tujuan tersibuk, disusul rute menuju Bandara Hang Nadim Batam, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Sementara itu, tingkat ketepatan waktu penerbangan atau on time performance (OTP) selama Nataru 2025/2026 berada di angka 70 persen. Meski sedikit menurun dibandingkan periode Nataru tahun lalu, operasional bandara secara umum berjalan lancar.
“Seluruh rangkaian layanan penerbangan dapat berjalan dengan aman dan terkendali, termasuk dari aspek keselamatan, keamanan, dan dukungan cuaca,” kata Ahmad.[THQ]

