RELUNG.ID- Presiden Prabowo Subianto menggelar retret kabinet kedua di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih sebagai upaya memperkuat koordinasi serta menyelaraskan arah kerja pemerintahan.
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, menilai retret kabinet menjadi momentum penting untuk mempererat kekompakan dan kekeluargaan di internal kabinet.
“Hal ini tentu menjadi momen untuk saling memperkuat kekeluargaan kabinet. Harapannya, melalui retret ini dapat membangun kekompakan kabinet,” ujar Daniel kepada wartawan.
Menurut Daniel, retret kabinet juga menjadi ajang menyelaraskan visi dan program kerja seluruh menteri dan wakil menteri di awal tahun. Hal tersebut penting guna memastikan seluruh jajaran bergerak sejalan dengan prioritas pemerintahan, sekaligus melakukan evaluasi kinerja sepanjang 2025.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat program-program pro-rakyat, menekankan pentingnya ekonomi kerakyatan, stabilitas harga, serta perlindungan sosial, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan UMKM,” katanya.
Selain itu, PKB berharap pemerintah memprioritaskan penanganan pascabencana di sejumlah wilayah, khususnya di Sumatera dan Aceh. Menurut Daniel, pembangunan hunian bagi warga terdampak menjadi langkah mendesak yang perlu segera dilakukan.
“Pemerintah perlu memberi perhatian serius terhadap pemulihan pascabencana, terutama penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak,” ujarnya.
Daniel juga menyinggung peran Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Ia berharap Indonesia dapat berperan sebagai penengah dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif.
“Di tengah situasi geopolitik global yang memanas, Indonesia diharapkan dapat menjadi katalis dalam meredam ketegangan dan berperan sebagai penengah di tengah ketidakpastian dunia internasional,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengonfirmasi bahwa retret kabinet tersebut merupakan yang kedua kalinya digelar dalam pemerintahan Prabowo-Gibran dan berlangsung selama satu hari.
“Ya betul, undangan untuk besok saja, untuk seluruh anggota kabinet,” kata Bima Arya saat dikonfirmasi, Senin (5/1).
Bima Arya menambahkan, seperti retret kabinet pertama, seluruh anggota kabinet diminta mengenakan seragam khusus.
“Dresscode-nya safari warna cokelat muda atau khaki,” ujarnya.[YKP]

