RELUNG.ID – Bulan suci Ramadan 1446 H kini telah memasuki hari ke-8, Sabtu (8/3).
Rasa syukur tentunya dipanjatkan untuk Allah SWT karena telah memberikan nikmat kesehatan untuk menjalani ibadah puasa Ramadan.
Dalam Kultum Ramadan di Relung Media, Ustad Syarkowi mengatakan, bulan Ramadan tak hanya disambut dengan penuh semangat. Tetapi juga harus melakukan peningkatan kualitas ibadah.
“Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga dengan berpuasa Ramadan kita dapat memperkokoh keimanan serta melaksanakan seluruh fardu dengan sepenuh hati,” kata Ketua MUI Kecamatan Sembawa, Banyuasin ini.
Dalam Ramadan ini, umat Islam tentunya menjalankan ibadah Tarawih, dimana doa yang kerap dipanjatkan dalam tarawih ini yaitu doa Kamilin.
Dalam doa Kamilin ini ternyata terdapat lima poin utama yang harus menjadi pedomat umat Islam selama menjalankan ibadah puasa.
Kelima poin tersebut yakni;
- Menyempurnakan Iman: Memohon kepada Allah agar iman senantiasa kokoh sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan.
- Menjaga Kewajiban Fardu: Mengingatkan pentingnya melaksanakan ibadah fardu, tidak hanya puasa tetapi juga salat lima waktu, sebagai paket ibadah yang tidak dapat dipisahkan.
- Menjaga Kualitas Salat: Menekankan bahwa menjaga salat merupakan fondasi utama, karena dengan salat yang khusyuk, kualitas ibadah puasa pun akan meningkat.
- Membersihkan Diri dengan Zakat: Mengajak umat untuk membersihkan jiwa melalui zakat, sebagai bentuk akhir dari proses penyucian diri selama Ramadan.
- Mengharap Rida Allah: Menekankan bahwa seluruh amalan dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT. Hanya Allah yang dapat menilai keikhlasan ibadah seseorang.
“Ibadah puasa adalah ibadah karena iman dan mengharap ridha Allah SWT agar dosa-dosa kita diampuni,” katanya.
Karena itu, ibadah puasa haruslah dijalankan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan karena Allah SWT. Karena tidak ada seorang pun yang dapat menilai keikhlasan ini selain Allah SWT.
“Sambut bulan Ramadan dengan penuh sukacita, optimalkan setiap momen sebagai ladang pahala, dan menjadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT,” tutupnya. (LWM)

