RELUNG.ID — Aktivitas ilegal penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) kembali memicu bahaya di tengah pemukiman.
Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat penimbunan dan pengoplosan BBM di Jalan Kartowinangun, Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, ludes terbakar, Minggu (29/6/2025) pagi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung memicu kepanikan warga. Video yang beredar memperlihatkan api membubung tinggi disertai asap hitam pekat. Warga berhamburan, beberapa berteriak histeris, menyelamatkan diri dan barang-barang berharga.
Di sekitar lokasi, tampak puluhan jeriken berserakan, memperkuat dugaan bahwa rumah tersebut menjadi tempat penimbunan BBM. Sejumlah warga berupaya memadamkan api secara manual sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Adryan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kebakaran dipicu korsleting listrik pada pompa minyak yang digunakan di dalam rumah.
“Penyelidikan awal menunjukkan adanya aktivitas penyimpanan BBM oplosan. Kami menemukan 24 jeriken berisi cairan menyerupai pertalite dan satu unit mesin pompa,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, satu orang bernama Muslim Ansori (31) mengalami luka bakar serius di bagian kaki, tangan, dan leher. Korban kini tengah dirawat intensif di rumah sakit.
Alex menambahkan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa pihak-pihak yang berada di lokasi saat kejadian. Dugaan tindak pidana terkait bahan berbahaya dan mudah terbakar kini menjadi fokus penyidikan.
“Kami ingatkan, aktivitas seperti ini sangat membahayakan keselamatan warga,” tandasnya. (FZP)

