RELUNG.ID- Puluhan petugas gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi material longsor yang menutupi sebagian besar badan jalan di jalur lintas Pagar Alam–Lahat, tepatnya di kawasan Liku Lematang, Dempo Selatan, Jumat (13/3/2026).
Petugas yang diterjunkan berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Satlantas Polres Pagar Alam.
Berdasarkan pantauan di lokasi, material longsor berhasil dibersihkan menggunakan alat berat milik Dinas PUTR Kota Pagar Alam. Saat ini arus lalu lintas di kawasan tersebut sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
Kepala Dishub Kota Pagar Alam, Septa Cahaya Prabu, mengatakan pihaknya bersama Satlantas Polres Pagar Alam telah memasang sejumlah rambu dan tanda peringatan di beberapa titik yang rawan longsor di kawasan tersebut.
Selain itu, pemerintah kota juga menyiagakan personel patroli serta alat berat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan, terutama menjelang arus mudik yang melintasi jalur tersebut.
“Benar, malam tadi sekitar pukul 22.00 WIB terjadi longsor di kawasan Liku Lematang yang menyebabkan arus kendaraan dari dua arah, baik dari Pagar Alam maupun Lahat, tidak bisa melintas. Alhamdulillah saat ini material longsor sudah berhasil dibersihkan dan arus kendaraan sudah lancar kembali,” ujar Septa, Jumat (13/3).
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polres Pagar Alam memastikan akan melakukan pemantauan dan pengendalian arus kendaraan sesuai jadwal pelaksanaan Operasi Ketupat.
Kasat Lantas Polres Pagar Alam, Herman, mengatakan pihaknya akan menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan maupun bencana longsor, terutama di jalur lintas yang menjadi perlintasan pemudik.
“Terutama di kawasan mulai Liku Endikat, Liku Lematang hingga perbatasan dengan Tanjung Sakti, Lahat, akan kami siagakan pos pengamanan dan petugas jaga,” ujarnya.[TFK]

