RELUNG.ID — Rumah sakit di berbagai kota di China mulai kewalahan menghadapi lonjakan pasien dengan gejala Human Metapneumovirus (HMPV). Virus ini, yang terutama menyerang anak-anak, lansia, dan individu dengan kekebalan tubuh lemah, memicu kekhawatiran potensi penyebaran lintas negara seperti yang terjadi pada Covid-19.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, melalui akun X-nya, menyerukan masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk bersiap menghadapi ancaman virus ini.
“Mari berhati-hati, setelah lima tahun Covid-19 yang sudah berakhir, kini muncul lagi gejala penyakit pandemi baru yang disebut HMPV,” tulis Jimly, Minggu (5/1).
Jimly mengimbau pemerintah untuk memperketat pengawasan di pintu masuk negara, termasuk bandara dan pelabuhan internasional.
Selain itu, meningkatkan kapasitas layanan kesehatan, termasuk persediaan alat dan obat-obatan yang diperlukan. Serta menyediakan edukasi masyarakat** tentang gejala HMPV, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
“Kita harus segera bertindak untuk pencegahannya masuk ke Indonesia,” tegasnya.
Pemerintah Indonesia diharapkan segera memulai pemantauan ketat dan langkah mitigasi untuk menghindari potensi penyebaran HMPV. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan, memakai masker, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mirip HMPV.
Kerjasama antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan virus ini tidak berkembang menjadi ancaman serius bagi Indonesia.[TRA]

