RELUNG.ID – Ledakan mobilitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru 2025/2026 membuat tingkat okupansi kereta api di wilayah Sumatera Selatan melonjak tajam.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat, sejumlah perjalanan bahkan telah melampaui kapasitas tempat duduk dan tiket habis terjual hingga 4 Januari 2026.
Hingga hari ke-13 Posko Angkutan Nataru, periode 18–30 Desember 2025, KAI Divre III Palembang telah melayani 48.176 penumpang, naik 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Puncak kepadatan terjadi pada 28 Desember 2025, saat jumlah penumpang menembus 3.979 orang atau 138 persen dari kapasitas harian 2.980 kursi.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan tingginya okupansi menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat ke moda transportasi kereta api yang dinilai aman dan nyaman.
“Minat masyarakat sangat tinggi pada libur akhir tahun ini. KAI berfokus menjaga keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan di tengah lonjakan penumpang,” ujar Aida.
Tingginya permintaan berdampak langsung pada ketersediaan tiket. Untuk kereta bersubsidi (PSO), seluruh tiket KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau dan KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang telah habis terjual hingga 4 Januari 2026.
Sementara itu, tiket KA Sindang Marga sebagai layanan komersial masih tersedia terbatas pada sejumlah tanggal keberangkatan dengan sisa kursi di bawah 50 persen pada hari-hari favorit.
KAI mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket melalui kanal resmi untuk menghindari kehabisan tempat duduk.
“Kami mengingatkan pelanggan agar tidak menunda pemesanan. Gunakan hanya aplikasi Access by KAI, website resmi, atau agen resmi agar transaksi aman,” tegas Aida.
KAI Divre III Palembang memastikan seluruh petugas, sarana, dan prasarana disiagakan penuh guna mengantisipasi lonjakan penumpang hingga arus balik awal Januari 2026. (KPB)

