RELUNG.ID – Calon Bupati Muba nomor urut 1, Lucianty, telah merumuskan skema realistis untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Saat ini, tingkat kemiskinan di Muba berada pada angka 12,88 persen, dan Lucianty optimis mampu menurunkannya hingga satu digit, tepatnya 7 persen, dalam periode kepemimpinannya.
“Dengan program-program prioritas seperti bantuan seragam sekolah gratis, pengembangan UMKM, dan bantuan untuk petani mandiri, kami yakin angka kemiskinan di Muba bisa turun hingga 7 persen,” ungkap Lucianty kepada awak media, Kamis (24/10).
Ia menjelaskan bahwa terdapat sekitar 84 ribu warga Muba yang saat ini berada dalam kategori miskin. Berkat program penurunan kemiskinan ekstrem selama dua tahun terakhir, kemajuan sudah terlihat signifikan.
“Kita harus memastikan performa ini terus berlanjut agar tidak stagnan,” tambahnya.
Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya, Muhammad Haekal Al-Haffafah, menilai strategi Lucianty sangat relevan dengan kondisi Muba saat ini.
Menurutnya, Muba berada di peringkat ketiga daerah termiskin di Sumatera Selatan. Pendekatan Lucianty yang fokus pada penguatan UMKM dinilai bisa menjadi solusi efektif untuk menggerakkan ekonomi lokal.
“Lucianty memiliki pengalaman manajerial yang kuat, terutama dari latar belakangnya sebagai pengusaha sukses di Sumsel. Dia paham cara memobilisasi sumber daya dan memaksimalkan potensi lokal. Ini yang membuatnya lebih unggul dibandingkan kandidat lain,” jelasnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Muba menempati posisi ketiga sebagai kabupaten termiskin di Sumsel, dengan 14,88 persen penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.
Oleh karena itu, Haekal menegaskan pentingnya masyarakat Muba memilih pemimpin dengan visi yang jelas dan rekam jejak yang terbukti mampu membawa perubahan nyata. (ril)

