RELUNG.ID – Sejumlah perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat kembali mengalami rotasi jabatan dalam mutasi terbaru yang diumumkan Maret 2025.
Dari sejumlah nama yang dipromosikan ke posisi strategis, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1990 mendominasi daftar perwira yang mendapat kepercayaan baru.
Dalam daftar tersebut, beberapa jenderal berbintang tiga (Letjen TNI) baru mendapat jabatan prestisius dalam struktur TNI AD. Berikut adalah nama-nama perwira yang mendapatkan promosi jabatan:
1. Letjen TNI Sonny Aprianto
Letjen TNI Sonny Aprianto, yang merupakan lulusan Akmil 1990, kini ditugaskan sebagai Staf Khusus KSAD setelah sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) KSAD sejak November 2023.
Sonny memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia militer. Sebelumnya, ia pernah menduduki jabatan Danrem 031/Wirabima (2018), Komandan Pusat Intelijen TNI AD (Danpusintelad) periode 2018-2021, serta Deputi III Bidang Kontra Intelijen BIN (2021-2022). Pada 2022, ia dipercaya memimpin Kodam IX/Udayana sebelum akhirnya ditarik ke Mabes TNI AD.
2. Letjen TNI Muhammad Zamroni
Nama lain dari Akmil 1990 yang mendapat jabatan baru adalah Letjen TNI Muhammad Zamroni. Dalam mutasi terbaru, ia ditunjuk sebagai Koorsahli KSAD menggantikan Letjen Sonny Aprianto.
Kenaikan pangkatnya menjadi Letjen TNI sejalan dengan promosi jabatan yang diterimanya. Zamroni sebelumnya menjabat sebagai Danpussenkav TNI AD (2023) dan Pangdam IX/Udayana (2024). Ia juga sempat bertugas sebagai Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Komsos (2023).
3. Letjen TNI Raden Sidharta Wisnu Graha
Letjen TNI Raden Sidharta Wisnu Graha mendapat kepercayaan baru sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI menggantikan Letjen Novi Helmy Prasetya. Jabatan ini membawanya naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga.
Sidharta Wisnu merupakan lulusan Akmil 1991 dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Danrem 051/Wijayakarta (2020-2021), Kasdam XVII/Cenderawasih (2021-2023), Gubernur Akmil (2023-2024), Inspektur Utama BIN (2024-2025), serta Staf Khusus KSAD (2025).
4. Letjen TNI Novi Helmy Prasetya
Pada mutasi terbaru, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya berpindah tugas dari jabatan Danjen Akademi TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI. Ia kini ditugaskan sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Bulog.
Novi Helmy merupakan lulusan Akmil 1993 dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Aspers Kaskogabwilhan III (2019-2021), Kaskogartap I/Jakarta (2021-2022), Pangdivif 3/Kostrad (2022-2023), Pangdam Iskandar Muda (2023-2024), serta Aster Panglima TNI (2024-2025).
Dari empat Letjen TNI yang mendapat jabatan baru, dua di antaranya berasal dari Akmil 1990, yakni Letjen Sonny Aprianto dan Letjen Muhammad Zamroni. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan Akmil 1990 masih mendominasi pergerakan mutasi di tubuh TNI AD.
Mutasi ini juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan profesionalisme TNI AD dalam menghadapi tantangan ke depan. (KPB)

