Aksi heroik ditunjukkan seorang perempuan bernama Septi. Pasalnya, mahasiswi di Lubuklinggau ini berhasil menggagalkan aksi Pencurian Bermotor (Curanmor). Aksi ini pun terekam CCTV dan menjadi viral di media sosial.
Septi mengatakan, kejadian tersebut bermula pada Selasa (29/11) sekitar pukul 05.15 WIB di rumah bibinya di Jalan Kenanga II, RT 05 Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Saat itu Septi bersama adik sepupunya bernama Kartini, (17) mengeluarkan dua motor dari dalam warung atau toko kelontong milik bibinya.
“Malam tadi kebetulan saya tidur di rumah tempat bibi,” kata Septi.
Sebelum kejadian, dirinya berencana untuk pulang ke kontrakannya di daerah Moneng Sepati, Lubuklinggau serta pergi kuliah. Karena itu dia pun memanaskan mesin motornya terlebih dahulu di teras depan waktu. Tiba-tiba datang seorang laki-laki dengan mengendap-endap mengenakan topi, masker dan switer hitam dipadu celana pendek mendekati motor yang menyala milik korban.
Setelah dekat motor, pelaku langsung naik ke motor hendak membawa kabur. Namun usaha yang dilakukan pelaku terdengar oleh Septi.
“Karena ada suara standar motor. Jadi saya spontan balik badan. Melihat orang tidak dikenal naik motor saya mau kabur,” timpalnya.
Melihat hal tersebut, dia dengan spontan langsung mempertahankan motor dengan menarik bagian belakang. Dan sempat terjadi tarik menarik. Hingga motor yang sudah dinaiki pelaku jatuh. Dan pelaku yang mencoba melakukan pencurian langsung kabur.
“Setelah jatuh, pelaku jalannya kelihatan pincang,” beber Septi.
Selain itu Septi menambahkan, saat tarik menarik terjadi dirinya juga sempat berteriak minta tolong. Dan teriakan minta tolong Septi lalu didengar oleh Kartini yang langsung keluar.
“Pelakunya ada dua, satu orang lagi menunggu di atas motor tidak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku lari naik motor matic, kabur ke arah lorong tidak jauh dari sini,” jelasnya.
Sementara itu Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Baruanto menjelaskan, melihat dari video yang beredar aksi yang dilakukan lelalu sudah memenuhi unsur pidana. Dan pihaknya akan melakukan penyelidikan.
“Namun kami saat ini belum menerima laporan,” pungkasnya.
