RELUNG.ID – Bandai Namco Filmworks resmi mengumumkan bahwa manga MAO karya legendaris Rumiko Takahashi akan diadaptasi menjadi serial anime televisi. Anime ini dijadwalkan tayang perdana pada musim semi mendatang melalui saluran NHK-General.
Adaptasi ini akan diproduksi oleh studio Sunrise, yang sebelumnya dikenal melalui sejumlah judul populer seperti Gundam dan Inuyasha.
Pengumuman ini disambut antusias oleh para penggemar, terutama karena MAO merupakan salah satu karya terbaru dari Takahashi, mangaka legendaris di balik judul-judul ikonik seperti Urusei Yatsura, Maison Ikkoku, Ranma ½, dan Inuyasha.
Manga MAO bercerita tentang petualangan supernatural lintas waktu yang dialami oleh seorang gadis bernama Nanoka.
Ia secara misterius terlempar ke masa lalu, tepatnya ke era Taisho di Jepang, dan diselamatkan oleh seorang pengusir setan bernama Mao dari serangan yokai (siluman).
Ketika kembali ke masa kini, Nanoka menyadari dirinya memiliki kekuatan aneh. Tertarik untuk mengetahui asal-usul kekuatannya, ia kembali ke masa lalu dan terlibat dalam penyelidikan Mao terhadap serangkaian pembunuhan misterius.
Di tengah perjalanan, terungkap bahwa Mao dikutuk oleh siluman kucing bernama Byoki, yang juga menyatu dengan pedangnya.
Siapa pun yang menyentuh pedang tersebut selain Mao akan mati namun ketika Mao berada dalam bahaya, Nanoka mengambil risiko dan mengayunkan pedang tersebut.
Proyek anime MAO akan digarap oleh sejumlah staf berpengalaman, banyak di antaranya pernah terlibat dalam produksi Inuyasha dan Yashahime: Princess Half-Demon.
Rumiko Takahashi memulai serialisasi MAO pada Mei 2019 hingga Mei 2025, manga ini telah mencapai volume ke-24, dan volume ke-25 dijadwalkan terbit pada 18 Agustus 2025.
Sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam industri manga dan anime, karya-karya Takahashi telah mendunia dan banyak di antaranya diadaptasi menjadi serial anime hingga live-action. (LWM)

