RELUNG.ID – Apple dan Meta dikabarkan hampir mencapai penyelesaian dalam kasus regulasi yang selama ini membelit mereka di Uni Eropa.
Menurut laporan terbaru dari Financial Times, kedua raksasa teknologi tersebut tengah dalam tahap akhir diskusi dengan Komisi Eropa (EC) untuk menyelesaikan perkara antimonopoli yang telah berlangsung berbulan-bulan.
Sumber yang mengetahui jalannya pembicaraan, yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa ada optimisme yang semakin meningkat terhadap tercapainya solusi yang efektif, khususnya terkait dengan model bayar atau setuju milik Meta.
Model ini mengharuskan pengguna Facebook dan Instagram di Uni Eropa untuk menyetujui pelacakan data mereka secara luas atau membayar biaya langganan bulanan untuk menolak pelacakan tersebut.
Kebijakan ini sebelumnya telah memicu kecaman dari regulator dan menyebabkan Meta dikenai denda sebesar €200 juta. Namun, perundingan yang sedang berlangsung tampaknya akan menghasilkan kesepakatan yang memungkinkan Meta menghindari denda tambahan.
Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah memastikan agar pengguna di Eropa dapat dengan mudah memahami dan memilih opsi privasi yang tersedia.
Sementara itu, Apple juga sedang dalam tahap diskusi lanjutan dengan Komisi Eropa setelah melakukan beberapa perubahan terhadap kebijakan App Store-nya pada Juni lalu.
Perubahan ini muncul sebagai respons terhadap penyelidikan yang menyoroti praktik kontraktual Apple dengan para pengembang aplikasi.
EC saat ini meninjau kemungkinan perubahan tambahan untuk memastikan kepatuhan Apple terhadap peraturan Uni Eropa.
Meskipun belum ada keputusan resmi yang diumumkan, para pejabat yang terlibat dalam diskusi menyatakan harapan bahwa penyelesaian akan segera tercapai.
Jika kesepakatan benar-benar dicapai, baik Apple maupun Meta dapat menghindari denda harian yang berpotensi mencapai hingga 5 persen dari rata-rata pendapatan harian global mereka.
Komisi Eropa belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini. (LWM)

