Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»MBG Tahap II di Sumsel Dongkrak Ekonomi Warga
Bisnis

MBG Tahap II di Sumsel Dongkrak Ekonomi Warga

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda09/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Dapur MBG Polres OKI. (Fauzi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahap II di Sumatera Selatan bukan hanya menyasar peningkatan gizi pelajar, namun kini menjadi motor penggerak ekonomi baru di daerah. Evaluasi terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa program ini menghadirkan efek berantai yang jauh lebih besar daripada sekadar pemberian makanan gratis.

Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut program ini telah menjangkau 1,5 juta penerima manfaat dengan dukungan 500 Sentra Penyelenggara Program Gizi (SPPG) yang kini tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota. Namun yang menarik, dampak terbesar MBG justru terlihat pada stabilitas harga dan geliat ekonomi sektor riil.

Lonjakan kebutuhan pangan untuk dapur-dapur MBG sempat dikhawatirkan akan mengerek harga bahan pokok. Namun melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), stabilitas justru terjaga.

“Jika GSMP tidak berjalan, saya yakin inflasi kita sudah kacau. Tapi hari ini pasokan aman, rumah tangga tidak berebut barang dengan MBG,” ujar Herman Deru, Senin (8/12/2025).

BPS memperkuat pernyataan itu. Inflasi November 2025 tercatat 2,91% year on year, masih dalam rentang target nasional.

Di luar dugaan, keberadaan SPPG menjadi “pabrik lapangan kerja” baru. Pertumbuhan industri makanan dan minuman Sumsel tercatat melompat hingga 9,6%, dipicu meningkatnya permintaan bahan baku dan produk olahan.

Setiap SPPG mempekerjakan sedikitnya 4–5 orang, mulai dari juru masak, pengelola dapur, tenaga kebersihan, hingga kurir pengantar makanan. Dengan 500 SPPG, artinya ribuan tenaga kerja terserap hanya dalam satu fase program.

Tak hanya itu, pembangunan dapur standar MBG juga menyulut geliat sektor konstruksi. Satu SPPG memerlukan investasi hingga Rp 1,5 miliar, menghidupkan banyak pekerja harian, pemasok material, hingga kontraktor lokal.

Dari cabai hingga sayuran, dari ayam hingga telur, sebagian besar kebutuhan SPPG dipenuhi dari petani Sumsel sendiri. Saat ini kontribusi produk lokal telah mencapai 60–70%, dan pemerintah menargetkan 100% pasokan lokal melalui hilirisasi pangan.

Hal ini menciptakan pasar baru yang stabil bagi petani dan UMKM, dengan permintaan yang dapat diprediksi setiap hari.

Evaluasi Tahap I pada Juli lalu menemukan catatan kritis terkait sanitasi dan pengelolaan. Kini para penyelenggara MBG bergerak cepat melakukan perbaikan, termasuk penggunaan air bersih, bahan baku fresh, serta kehadiran tenaga ahli gizi di setiap SPPG.

Kepala BPS Sumsel, Muhammad Wahyu Yulianto, menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar kualitas program tetap terjaga.

Dalam pertemuan evaluasi ini, Gubernur Herman Deru juga memberikan pesan tajam kepada seluruh kepala daerah.

“Ini anomali. Daerah kaya tapi kemiskinan tinggi. Data dari BPS harus benar-benar dibaca kepala daerah, jangan hanya formalitas,” tegasnya.

Ia meminta BPS kabupaten/kota lebih aktif menyajikan data terbaru kepada bupati/wali kota agar kebijakan pengentasan kemiskinan dapat lebih tepat sasaran.[THQ]

Herman Deru MBG Pemprov Sumsel Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePeringati Hakordia, Kejaksaan Lubuklinggau Tegaskan Akan Ada Penetapan Tersangka Korupsi
Next Article Januari 2026, Xiaomi 17 Siap Meluncur Secara Global
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pemprov Sumsel Percepat Pembangunan Lima Flyover di Muara Enim

09/10/20263 Views
Regional

Kabut Asap Menebal, Pemprov Sumsel Kembali Gelar Salat Istisqa

08/10/20265 Views
Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,879 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,751 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,726 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?